Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah masih dalam kondisi terkendali.
Budi usai melalukan Gerakan Bersih Pasar di Jakarta, Rabu, mengatakan pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan secara rutin melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau harga secara daring di berbagai daerah di Indonesia.
“Berdasarkan pantauan kami melalui SP2KP, jadi kami ini ada pantauan secara online SP2KP yaitu pantauan harga seluruh Indonesia di 550 titik pasar atau di sekitar 514 kabupaten/kota. Sampai sekarang alhamdulillah harga kebutuhan bahan pokok terkendali, pasokan terjamin, kemudian harga stabil,” katanya.
Lebih lanjut, berdasarkan pengecekan langsung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, ia mengatakan saat ini masyarakat sudah mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri.
“Ini menjelang Lebaran, tadi berdasarkan pengecekan di pasar sudah mulai banyak pembeli, pengunjung yang berdatangan atau semakin meningkat ibu atau bapak-bapak yang sedang berbelanja,” ujar Budi Santoso.
Selain itu, berdasarkan hasil pemantauan di pasar tersebut, beberapa komoditas utama masih berada dalam kisaran harga yang relatif stabil. Misalnya harga daging ayam yang berada di sekitar Rp40.000 per kilogram.
Sedangkan untuk daging sapi, harga di pasar bervariasi antara Rp130.000 hingga Rp150.000 per kilogram. Meski demikian, sebagian besar harga masih berada di sekitar Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp140.000 per kilogram.
“Tadi kalau kita lihat misalnya harga ayam, daging ayam tadi Rp40.000, kemudian daging sapi tadi bervariasi, ada yang Rp130.000, ada yang Rp140.000, ada juga yang Rp150.000, tapi HET-nya kan Rp140.000," katanya.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan serta memastikan distribusi dan pasokan berjalan lancar agar harga tetap stabil hingga Lebaran.
“Jadi Insya-Allah pemerintah akan terus menjamin bahwa kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran ini tetap terjamin dan harga akan stabil,” kata Mendag.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah siap mengambil langkah cepat apabila terjadi kenaikan harga di pasar.
“Apabila terjadi kenaikan harga, kami akan secepatnya berkoordinasi dengan Satgas Pangan, dengan K/L terkait, dan juga dengan pemasok tentunya. Dan kita setiap hari bisa ngecek harga melalui SP2KP yang kami sampaikan tadi,” ujar dia.
Budi usai melalukan Gerakan Bersih Pasar di Jakarta, Rabu, mengatakan pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan secara rutin melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau harga secara daring di berbagai daerah di Indonesia.
“Berdasarkan pantauan kami melalui SP2KP, jadi kami ini ada pantauan secara online SP2KP yaitu pantauan harga seluruh Indonesia di 550 titik pasar atau di sekitar 514 kabupaten/kota. Sampai sekarang alhamdulillah harga kebutuhan bahan pokok terkendali, pasokan terjamin, kemudian harga stabil,” katanya.
Lebih lanjut, berdasarkan pengecekan langsung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, ia mengatakan saat ini masyarakat sudah mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri.
“Ini menjelang Lebaran, tadi berdasarkan pengecekan di pasar sudah mulai banyak pembeli, pengunjung yang berdatangan atau semakin meningkat ibu atau bapak-bapak yang sedang berbelanja,” ujar Budi Santoso.
Selain itu, berdasarkan hasil pemantauan di pasar tersebut, beberapa komoditas utama masih berada dalam kisaran harga yang relatif stabil. Misalnya harga daging ayam yang berada di sekitar Rp40.000 per kilogram.
Sedangkan untuk daging sapi, harga di pasar bervariasi antara Rp130.000 hingga Rp150.000 per kilogram. Meski demikian, sebagian besar harga masih berada di sekitar Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp140.000 per kilogram.
“Tadi kalau kita lihat misalnya harga ayam, daging ayam tadi Rp40.000, kemudian daging sapi tadi bervariasi, ada yang Rp130.000, ada yang Rp140.000, ada juga yang Rp150.000, tapi HET-nya kan Rp140.000," katanya.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan serta memastikan distribusi dan pasokan berjalan lancar agar harga tetap stabil hingga Lebaran.
“Jadi Insya-Allah pemerintah akan terus menjamin bahwa kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran ini tetap terjamin dan harga akan stabil,” kata Mendag.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah siap mengambil langkah cepat apabila terjadi kenaikan harga di pasar.
“Apabila terjadi kenaikan harga, kami akan secepatnya berkoordinasi dengan Satgas Pangan, dengan K/L terkait, dan juga dengan pemasok tentunya. Dan kita setiap hari bisa ngecek harga melalui SP2KP yang kami sampaikan tadi,” ujar dia.





