FAJAR, MAKASSAR – Spekulasi mengenai masa depan Tomas Trucha di kursi kepelatihan PSM Makassar mulai terungkap. Muncul tanda-tanda bahwa dia bakal didepak.
Hal ini terlihat jelas saat sesi latihan tim yang berlangsung di Stadion Kalegowa, Jl Poros Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (10/3/2026).
Meski statusnya secara administratif masih menjadi nakhoda utama PSM Makassar, kehadiran pelatih asal Republik Ceko tersebut justru absen di lapangan. Sesi latihan kali ini dipimpin langsung oleh asisten pelatih Ahmad Amiruddin.
Dalam menjalankan tugasnya, Amiruddin dibantu oleh Direktur Teknik Zulkifli Syukur, asisten pelatih Ronald Fagundes, pelatih fisik Celso Silva, serta pelatih kiper Muhammad Raden Sabilillahi.
Ketidakhadiran Tomas Trucha dalam latihan ini pun memicu rumor kencang bahwa dirinya akan segera didepak dari PSM Makassar. Hal ini tak lepas dari performa buruk PSM di bawah asuhan pelatih berusia 54 tahun tersebut, di mana tim gagal menembus papan atas klasemen.
Mangkir Konferensi Pers
Sebelumnya, Trucha sudah mangkir dari konferensi pers usai PSM kalah 2-4 atas tamunya Persita Tangerang Senin (2/3/2026). Sesi tersebut diwakili asisten pelatih Ahmad Amiruddin.
Kala itu Trucha juga kabur setelah digeruduk supoter usai laga di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Suporter berniat meminta pertanggungjawaban Trucha atas hasil buruk tim kesayangan mereka.
“Mana Tomas Trucha. Kenapa sembunyi?” teriak salah seorang suporter.
Absen vs Malut United
Trucha juga tidak mendampingi tim saat melawat ke markas Malut United di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, Sabtu (7/3/2026), di mana PSM Makassar berhasil membawa pulang satu poin.
Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menjelaskan bahwa status Trucha saat ini masih menjadi bagian dari struktur kepelatihan tim.
Namun, Amiruddin mengakui bahwa manajemen PSM Makassar masih merumuskan solusi terbaik terkait masa depan sang pelatih, apakah akan tetap dipertahankan atau diakhiri kerja samanya.
“Itu masih dirapatkan. Pengambilan keputusan tidak serta merta satu orang yang mengambil. Harus ada pertanggungjawaban bersama dalam mengambil keputusan,” ujar pelatih yang akrab disapa Amir tersebut.
Duet Amiruddin dan Zulkifli Syukur
Saat ini, tongkat kepelatihan dipercayakan kepada duet Ahmad Amiruddin dan Zulkifli Syukur. Kolaborasi dua putra daerah Sulawesi Selatan ini diharapkan mampu membangkitkan performa tim.
Ahmad Amiruddin memiliki pengalaman melatih di Borneo Samarinda FC dan menjadi tangan kanan Bernardo Tavares selama 3,5 tahun di PSM.
Sementara itu, Zulkifli Syukur memiliki rekam jejak sebagai pelatih di Persela Lamongan dan asisten pelatih Timnas U-23 Indonesia.
Rekor Buruk Trucha
Dalam 15 pertandingan terakhir, Tomas Trucha mencatatkan hasil minor dengan rincian empat kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan sembilan kekalahan.
Akibat tren negatif tersebut, Laskar Ayam Jantan dari Timur kini terpuruk di posisi ke-13 dan harus berjuang ekstra keras agar tidak terdegradasi ke Liga 2. (*)





