Tiga WNA Gunakan Paspor Palsu di Bandara Soetta, Tak Ada Watermark dan Font Beda

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Tiga warga negara asing (WNA) Maroko, Nigeria dan Irak menggunakan paspor palsu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.

WN Maroko berinsial HS (31), WN Nigeria berinisial AI (52) dan WN Irak berinisial ADA (28).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, mengatakan kasus tersebut terungkap saat petugas Imigrasi mencurigai adanya kejanggalan pada dokumen perjalanan.

Salah satu kejanggalan yang ditemukan petugas, yakni tidak adanya watermark dan jenis huruf yang berbeda.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan ada ketidaksesuaian pada fitur keamanan paspor, seperti tidak adanya watermark dan adanya perbedaan jenis huruf pada halaman identitas,” ujar Galih dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Rabu (11/3/2026).

Baca juga: WN Maroko, Irak dan Nigeria Ditangkap di Bandara Soetta karena Pakai Paspor Palsu

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui para WNA tersebut memperoleh paspor melalui perantara di luar negeri.

Beberapa di antaranya diduga dibuat di Thailand dengan harga 20.000 dollar Amerika per satu paspor.

"Sempat tersampaikan 20.000 dollar AS dibuat di Thailand," kata dia.

Menurut Galih, Indonesia kerap dijadikan negara transit oleh WNA yang menggunakan dokumen perjalanan palsu sebelum menuju negara tujuan seperti Australia atau negara-negara di Eropa.

“Motifnya kebanyakan karena faktor ekonomi. Mereka ingin mencari kondisi kehidupan yang lebih baik,” jelas Galih.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat Pasal 119 ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

"Setiap orang asing yang dengan sengaja menggunakan dokumen perjalanan palsu atau yang patut diduga palsu dapat dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta,” ucap dia.

Baca juga: Indonesia-Slovakia Sepakati Bebas Visa Paspor Diplomatik dan Dinas

Diketahui, WNA asal Maroko berinisial HS (31) tiba di Indonesia pada 4 Januari 2026 menggunakan maskapai Etihad Airways dari Abu Dhabi dan berencana melanjutkan perjalanan ke Australia. Namun saat pemeriksaan, HS diduga menggunakan paspor Arab Saudi palsu.

Lalu WNA asal Nigeria berinisial AI (52) datang ke Indonesia pada 21 Desember 2025 menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Doha dan hendak melanjutkan perjalanan ke Portugal dan Italia. AI diketahui menggunakan paspor Burkina Faso yang diduga palsu.

Ia kemudian dikenakan tindakan administratif berupa deportasi dan penangkalan.

“Yang bersangkutan sudah dideportasi pada 26 Februari 2026,” kata dia.

Baca juga: Curhat PJLP DKI THR Dipotong Rp 1,2 Juta, sedangkan ASN Tidak: Itu Menyakitkan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara WNA asal Irak berinisial ADA (28) masuk ke Indonesia pada 26 Februari 2026 menggunakan pesawat Malaysia Airline
Petugas. Ia menggunakan paspor Australia palsu saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

“Selain itu, yang bersangkutan juga diketahui memiliki paspor Irak. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Galih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkes Duga Korupsi Sistemik Bikin Obat Mahal, Minta KPK Periksa
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Sniper Disiagakan Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel di Tol Kapal Betung, Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Tegas! Prabowo Bilang Tak Akan Campuri Urusan Negara Lain
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemerintah Siapkan Insentif Konversi Motor Bensin ke Motor Listrik
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.