Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak menyoroti masalah sampah yang belakangan semakin mengganggu.
Ia meminta supaya Pemprov DKI Jakarta menangani hal ini dengan serius. Ia juga mendorong keikutsertaan warga untuk mengatasi masalah ini.
“Pemprov DKI Jakarta harus menggerakan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi isu sampah yang sedang kita hadapi sekarang,” kata Josephine, Rabu (3/10/2026).
Selain itu, Josephine juga mengatakan bahwa isu sampah yang pelik di Jakarta ini harus menjadi kesadaran masyarakat.
Pemerintah harus bisa melibatkan masyarakat dengan cara melakukan pemilahan sampah.
“Bahkan, sekarang ini ada warga kita yang sebenarnya sudah kreatif dalam menangani isu sampah di Jakarta. Bukan cuma sekadar membersihkan sampah, tapi sampah-sampah itu juga didaur ulang menjadi barang-barang lainnya, sehingga punya manfaat perekonomian,” katanya menambahkan.
Adapun di dalam data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup (LH), sampah yang dihasilkan di Jakarta mencapai 9 ribu ton setiap harinya.
Jakarta diketahui memiliki 2.867 bank sampah, namun hanya ada 421 fasilitas komposting dan delapan fasilitas produk kreatif lainnya.
Politikus PSI ini mengatakan, pengusaha semacam itu harus mendapatkan dukungan dari pemerintah, seperti pendampingan untuk warga yang ingin memulai usahanya sendiri, hingga memberikan kemudahan birokrasi.
Sistem pengolahan sampah yang dilakukan bersama masyarakat dinilai akan bisa mengatasi masalah pelik yang kini tengah dihadapi.
“Bahkan lebih daripada itu, saya harap DPRD dengan membentuk Pansus (Panitia Khusus) LH bisa menerapkan sanksi terhadap warga-warga yang tidak terlibat dalam pemilahan sampah rumah tangga,” ujarnya.
Josephine juga menyoroti petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau disebut juga sebagai pasukan oranye. Ia meminta agar ada evaluasi sehingga semua petugas bisa melakukan tugas dengan baik.
“Dan para petugas kebersihan dari tingkat dinas sampai PPSU yang tidak melakukan tugas-tugasnya dengan baik untuk cepat dievaluasi dan berikan tindakan tegas,” katanya menegaskan. (iwh)




