Tim sepak bola wanita Iran tiba di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (11/3), setelah menempuh penerbangan dari Sydney, Australia. Kedatangan mereka terjadi di tengah polemik setelah beberapa anggota tim mengajukan suaka karena khawatir akan keselamatan jika kembali ke Iran.
Pemerintah Australia diketahui memberikan visa kemanusiaan kepada lima pemain sepak bola wanita Iran yang sebelumnya berada di Sydney.
Permohonan suaka para pemain itu disebut berkaitan dengan kekhawatiran mereka atas keselamatan saat kembali ke Iran, setelah beberapa anggota tim dilaporkan tidak menyanyikan lagu kebangsaan negaranya.
Sementara itu, kantor jaksa agung Iran menyatakan bahwa anggota tim yang tidak mengajukan suaka telah diundang untuk kembali ke Iran secara damai. Pernyataan tersebut disampaikan melalui laporan sejumlah media Iran yang menyebut pemerintah menjamin kepulangan para pemain dengan “penuh kepercayaan dan tanpa masalah.”





