Pantau - Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali berharap kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia dapat dipercepat sebelum peringatan Hari Ulang Tahun TNI tahun ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Ali saat jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, pada Rabu 11 Maret 2026.
Muhammad Ali mengatakan upaya percepatan kedatangan kapal induk tersebut sedang dilakukan agar kapal tersebut segera memperkuat pertahanan laut Indonesia.
"Semoga bisa lebih awal datangnya dan sebelum HUT TNI, harapannya itu ya," kata Muhammad Ali.
Ia menjelaskan bahwa proses negosiasi terkait pengadaan kapal induk tersebut masih berlangsung.
Negosiasi dilakukan antara Kementerian Pertahanan, pemerintah Italia, serta perusahaan galangan kapal asal Italia Fincantieri.
Selain itu, sebanyak 100 personel TNI Angkatan Laut calon awak kapal induk juga sedang dipersiapkan untuk mengikuti pelatihan di Italia.
Pelatihan tersebut bertujuan agar para calon awak kapal mampu mengoperasikan kapal induk Giuseppe Garibaldi dengan baik.
"Kalau pelatihannya akan terus dilaksanakan, dan nanti bagaimana baiknya akan diputuskan oleh Kementerian Pertahanan ya," ujar Muhammad Ali.
Muhammad Ali juga menyampaikan bahwa kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki kesamaan dengan dua kapal perang baru milik TNI Angkatan Laut.
Kedua kapal tersebut adalah KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321.
Ketiga kapal tersebut sama-sama dibuat oleh perusahaan galangan kapal Italia Fincantieri.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki panjang sekitar 180,2 meter.
Kapal tersebut dilengkapi mesin penggerak yang mampu membawa kapal melaju dengan kecepatan hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam.
Selain berfungsi sebagai kapal pengangkut pesawat tempur, kapal ini juga dilengkapi berbagai sistem pertahanan dan persenjataan.
Sistem tersebut antara lain radar jamming serta peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow atau Selenia Aspide.
Kapal ini juga dilengkapi meriam Oto Melara Kembar 40L70 DARDO.
Selain itu, kapal memiliki tabung torpedo rangkap tiga berukuran 324 milimeter.
Kapal induk tersebut juga dilengkapi sistem rudal Otomat Mk 2 SSM.




