FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dengan menambah titik penjualan bahan pokok di berbagai kecamatan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Evy Aprialti, mengatakan program ini merupakan bentuk intervensi pasar karena inflasi Kota Makassar saat ini tercatat mencapai 6,23 persen.
“Paket pangan murah ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat memenuhi kebutuhannya di titik-titik lokasi yang tersedia,” jelasnya.
Dalam program tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Di antaranya beras SPHP dari Bulog, gula pasir, serta minyak goreng.
Harga yang ditawarkan antara lain minyak goreng Rp15.000 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta beras SPHP Bulog Rp57.000 untuk kemasan 5 kilogram.
Menurut Evy, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bulog terkait ketersediaan stok beras dan memastikan pasokan pangan mencukupi untuk beberapa hari ke depan.
“Kami sudah berbincang dengan Bulog dan alhamdulillah ketersediaan stok untuk sembilan hari ke depan bisa terpenuhi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena stok pangan aman,” ujarnya.
Selain komoditas dari Disperdagin, sejumlah bahan pangan lain juga disiapkan oleh Perumda Pasar Makassar Raya seperti bawang merah dan telur untuk melengkapi kebutuhan masyarakat.
Pada Kamis (12/3/2026), Gerakan Pangan Murah akan digelar di sembilan titik lokasi di berbagai kecamatan di Kota Makassar.
Adapun lokasi tersebut yakni:
- Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala
- Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya
- Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang
- Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso
- Kelurahan Timongan Lompoa, Kecamatan Bontoala
- Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang
- Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini
- Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya
- Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini
Evy menjelaskan, setiap hari program ini akan menyasar beberapa titik sekaligus melalui koordinasi dengan para camat agar distribusi pangan murah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Besok kita gunakan sembilan titik. Jadi kami berkoordinasi dengan seluruh camat untuk menentukan lokasi penjualan di wilayah masing-masing,” katanya.
Melalui program ini, Pemkot Makassar berharap harga bahan pokok dapat tetap stabil hingga Lebaran serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. (*)





