Kabaharkam Polri: Kalau Polisi Tak Punya Empati Menolong, untuk Apa Jadi Polisi?

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kepala Baharkam Polri, Komjen Irjen Karyoto, mengatakan Polri ingin bertransformasi sebagai polisi penolong.

Hal tersebut disampaikan Karyoto saat rapat Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (11/3).

"Nah, ini juga penting. Artinya kita mengharapakan, ini kami di akhir tahun kemarin kami sudah Rakernis seluruh Direktorat di lingkungan Baharkam berkumpul. Kami tanamkan transformasi mental ini penting sekali," kata Karyoto.

Karyoto menegaskan, pentingnya empati yang dimiliki setiap anggota Polri. Sebab, pada dasarnya salah satu tugas utama polisi adalah menolong masyarakat.

"Seperti disampaikan bahwa kalau polisi tidak punya empati untuk menolong, untuk apa jadi polisi? Dan saya selalu sampaikan, 'Enggak usah khawatir di Baharkam ini kita surplus pahala.' Insyaallah surplus pahala, dari mana-mana pun akan banyak gitu," jelas Karyoto.

"Paling tidak, ketika kita sudah bersiap menjadi seorang penolong, kita mendatangi masyarakat dengan sopan dan baik. Menanyakan apa kendala, apa permasalahan," tambahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
76 Juta Pemudik Diprediksi Gunakan Mobil Pribadi
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KPK Tunggu Perkembangan Panggil Istri Mantan Menhub Budi Karya Sumadi, Endang Sri Hariyatie
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Banjir Pedagang Parsel Musiman di Kawasan Cikini, Cuan Omzet Naik 50%
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jusuf Kalla Tegaskan Indonesia Mendukung Stabilitas Arab Saudi di Tengah Ketegangan Geopolitik Timur Tengah
• 22 jam lalupantau.com
thumb
PGN Targetkan Penyaluran Gas 877 BBTUD pada 2026, Naik 4%
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.