DEPOK, KOMPAS.com – Pengemudi ojek online (ojol) memadati area depan gerbang Taman Wiladatika Cibubur, Jalan Buperta, Cibubur, Jakarta Timur, pada Rabu (11/3/2026) dini hari.
Kerumunan tersebut terjadi setelah beredar informasi di media sosial mengenai pembagian tunjangan hari raya (THR) bagi pengemudi ojol.
Peristiwa itu sempat direkam warga dan diunggah ke media sosial Instagram @cibubur.update. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pengemudi ojol berkomunikasi dengan seorang anggota Babinsa di lokasi.
Baca juga: Aturan Pembayaran THR, BHR Ojol, dan Sanksi Bagi Pelanggarnya
Di sekitar mereka, deretan sepeda motor milik para pengemudi ojol yang mengenakan jaket hijau tampak memenuhi sisi jalan hingga menyebabkan kemacetan.
Dalam video lain yang juga viral di media sosial, barisan sepeda motor para ojol bahkan menutup sekitar setengah badan jalan.
Kapolsek Cimanggis Komisaris Jupriono mengatakan, para pengemudi ojol diduga sudah mulai berdatangan sejak sekitar pukul 05.00 WIB untuk mengantre mendapatkan THR.
Menurut Jupriono, kerumunan tersebut dipicu oleh informasi yang beredar melalui pesan singkat di media sosial. Informasi itu menyebutkan seseorang bernama Haji Popki akan membagikan THR kepada pengemudi ojol di sekitar Plaza Cibubur dan Taman Wiladatika.
“Telah beredar berita hoaks melalui media sosial bahwa akan ada pembagian sebesar Rp400.000 per orang pada pagi tadi oleh H. Popki atau setelah sahur,” kata Jupriono saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu sore.
Baca juga: Trotoar Cikini Dipadati Parkir Liar, Ojol, dan PKL, Hak Pejalan Kaki Terenggut
Sebuah kiriman dibagikan oleh Cibubur Update (@cibubur.update)
Akibat informasi tersebut, para pengemudi ojol berkumpul dan memadati ruas Jalan Jambore Raya hingga ke arah Plaza Cibubur.
Namun setelah menunggu hingga pagi hari, para pengemudi ojol mendapat konfirmasi dari rekan komunitas mereka bahwa informasi pembagian THR tersebut tidak benar.
Jupriono menjelaskan, kegiatan pembagian THR oleh seorang purnawirawan tentara sebenarnya telah dilakukan beberapa hari sebelumnya, yakni pada Minggu (8/3/2026).
Pada saat itu, pembagian THR dilakukan secara acak kepada pengemudi ojol yang melintas di kawasan tersebut.
Baca juga: Mengejar Level “Jawara”: Jalan Driver Ojol demi BHR Lebaran
“Pada 8 Maret 2026 sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Buperta Cibubur ada kegiatan pembagian THR oleh mantan KSAD kepasa para ojol secara random yang melintas,” jelas Jupriono.
Nominal THR yang diberikan saat itu sebesar Rp300.000 dan pembagian berlangsung sekitar satu jam. Meski sempat menyebabkan kemacetan, arus lalu lintas di sekitar lokasi berangsur normal kembali sekitar pukul 07.00 WIB.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




