Purwokerto (ANTARA) - Anggota MPR RI Siti Mukaromah mengajak kaum perempuan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk memahami dan memperkuat nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai landasan menjaga persatuan serta meningkatkan militansi kewarganegaraan di tengah masyarakat.
"Hari ini saya bersama teman-teman Perempuan Bangsa di Kabupaten Banyumas melaksanakan sosialisasi penguatan empat pilar dasar bernegara agar pemahaman ini dapat disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan di tingkat kecamatan hingga ranting," kata Siti Mukaromah di sela kegiatan Penguatan Empat Pilar di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu sore.
Dia mengatakan empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan konsensus dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus disosialisasikan kepada masyarakat.
Menurut dia, perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Melalui pemahaman yang baik terhadap empat pilar tersebut, perempuan diharapkan mampu menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda.
"Perempuan juga memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi calon pemimpin bangsa pada masa mendatang. Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dinilai penting agar generasi muda tumbuh dengan karakter yang kuat serta memiliki komitmen terhadap bangsa dan negara," kata anggota Komisi VII DPR RI itu.
Selain sosialisasi empat pilar, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi serta penguatan struktur organisasi Perempuan Bangsa sebagai badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan peran perempuan dalam pembangunan masyarakat.
"Perempuan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga tatanan sosial yang aman dan nyaman, sekaligus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik," kata legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII (Banyumas dan Cilacap) itu.
Menurut dia, banyak tantangan yang dihadapi perempuan saat ini, mulai dari penguatan peran keluarga, pendidikan generasi muda, hingga menjaga kesehatan mental masyarakat.
Dia menilai penguatan mental remaja dan masyarakat juga menjadi salah satu perhatian penting yang perlu dilakukan secara bersama-sama melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga menggelar buka puasa bersama sebagai momentum mempererat kebersamaan serta memperkuat silaturahmi antarkader dan masyarakat.
"Mereka juga membagikan takjil kepada masyarakat yang beraktivitas di jalan raya, seperti pengemudi becak, petugas keamanan, serta pekerja lainnya yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka puasa," katanya.
Perempuan yang akrab disapa Erma itu mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk empati sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang masih bekerja saat menjelang waktu berbuka puasa.
Menurut dia, momentum bulan suci Ramadhan menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk memperbanyak kegiatan yang membawa manfaat bagi sesama, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Dia mengharapkan kegiatan sosialisasi empat pilar yang diikuti perempuan di Kabupaten Banyumas tersebut dapat memperkuat semangat kebangsaan, gotong royong, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negara.
"Kami berharap ada sharing (berbagi) pengetahuan, wawasan, dan pemahaman sehingga kebersamaan serta militansi masyarakat terhadap negeri tetap terbangun," kata Erma.
Anggota MPR RI/Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah membagikan takjil bersama kader Perempuan Bangsa Kabupaten Banyumas di Jalan Jenderal Soedirman, depan Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026) sore. ANTARA/Sumarwoto
"Hari ini saya bersama teman-teman Perempuan Bangsa di Kabupaten Banyumas melaksanakan sosialisasi penguatan empat pilar dasar bernegara agar pemahaman ini dapat disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan di tingkat kecamatan hingga ranting," kata Siti Mukaromah di sela kegiatan Penguatan Empat Pilar di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu sore.
Dia mengatakan empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan konsensus dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus disosialisasikan kepada masyarakat.
Menurut dia, perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Melalui pemahaman yang baik terhadap empat pilar tersebut, perempuan diharapkan mampu menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda.
"Perempuan juga memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi calon pemimpin bangsa pada masa mendatang. Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dinilai penting agar generasi muda tumbuh dengan karakter yang kuat serta memiliki komitmen terhadap bangsa dan negara," kata anggota Komisi VII DPR RI itu.
Selain sosialisasi empat pilar, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi serta penguatan struktur organisasi Perempuan Bangsa sebagai badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan peran perempuan dalam pembangunan masyarakat.
"Perempuan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga tatanan sosial yang aman dan nyaman, sekaligus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik," kata legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII (Banyumas dan Cilacap) itu.
Menurut dia, banyak tantangan yang dihadapi perempuan saat ini, mulai dari penguatan peran keluarga, pendidikan generasi muda, hingga menjaga kesehatan mental masyarakat.
Dia menilai penguatan mental remaja dan masyarakat juga menjadi salah satu perhatian penting yang perlu dilakukan secara bersama-sama melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga menggelar buka puasa bersama sebagai momentum mempererat kebersamaan serta memperkuat silaturahmi antarkader dan masyarakat.
"Mereka juga membagikan takjil kepada masyarakat yang beraktivitas di jalan raya, seperti pengemudi becak, petugas keamanan, serta pekerja lainnya yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka puasa," katanya.
Perempuan yang akrab disapa Erma itu mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk empati sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang masih bekerja saat menjelang waktu berbuka puasa.
Menurut dia, momentum bulan suci Ramadhan menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk memperbanyak kegiatan yang membawa manfaat bagi sesama, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Dia mengharapkan kegiatan sosialisasi empat pilar yang diikuti perempuan di Kabupaten Banyumas tersebut dapat memperkuat semangat kebangsaan, gotong royong, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negara.
"Kami berharap ada sharing (berbagi) pengetahuan, wawasan, dan pemahaman sehingga kebersamaan serta militansi masyarakat terhadap negeri tetap terbangun," kata Erma.
Anggota MPR RI/Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah membagikan takjil bersama kader Perempuan Bangsa Kabupaten Banyumas di Jalan Jenderal Soedirman, depan Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026) sore. ANTARA/Sumarwoto





