Tak Sekadar Bangun Percaya Diri, Public Speaking Jadi Bekal Pelajar Hadapi Dunia Kerja

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking kini semakin dipandang sebagai keterampilan penting bagi generasi muda. Bagi para pelajar, kemampuan ini tidak hanya membantu meningkatkan rasa percaya diri, tetapi juga menjadi bekal berharga untuk menghadapi dunia kerja di masa depan.

Kesadaran akan pentingnya keterampilan komunikasi ini mendorong Program 1Langkah menyelenggarakan pelatihan public speaking bagi siswa kelas XII di SMA 6 Jakarta pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini dirancang untuk membantu para pelajar berani menyampaikan ide, gagasan, serta pendapat mereka secara jelas di hadapan banyak orang.

Baca Juga :
18 Pelajar Tumbang Usai Santap MBG di Aceh Selatan, Polisi Turun Tangan Selidiki Dugaan Keracunan
Korban Tewas Pelajar SD Akibat Serangan AS di Iran Jadi 85 Orang

Dalam sesi pelatihan, Atta Ul Karim selaku penggagas Program 1Langka menghadirkan Adromeda Mercury yang merupakan anchor televisi profesional bahkan pernah menjadi moderator debat Pemilihan Presiden 2024. Adromeda memberikan berbagai wawasan mengenai teknik berbicara di depan publik, mulai dari cara menyampaikan pesan dengan jelas hingga mengelola rasa gugup ketika tampil di depan audiens.

"Kami menghadirkan pembicara yang memang ahli di bidangnya, yaitu Andromeda. Semoga kehadirannya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Atta dalam keterangannya, Rabu, 11 Maret 2026.

Andromeda menegaskan bahwa rasa gugup ketika berbicara di depan umum merupakan hal yang sangat wajar. Khususnya bagi para siswa yang belum terbiasa tampil di depan banyak orang.

“Gugup dan deg-degan itu hal yang normal ketika kita akan tampil di depan banyak orang. Yang paling penting adalah berusaha untuk tidak blank ketika sudah berbicara, karena saat itu tidak ada yang bisa membantu kita selain diri sendiri,” imbuhnya.

Ia berbagi pengalamannya di bidang public speaking sekaligus tips praktis kepada para siswa. Ia juga mendorong generasi muda untuk memanfaatkan media sosial secara bijak sebagai sarana mengekspresikan diri dan mengasah kemampuan komunikasi.

Kata Adromeda, cara paling mudah mengasah kemampuan berbicara adalah dengan membuat konten di media sosial. Selain semakin fasih berbicara di depan umum, konten-konten positif yang dibagikan di media sosial bisa menjadi nilai lebih lantaran kini perusahaan kerap memperhatikan aktivitas pelamar saat proses rekrutmen.

Baca Juga :
KemenHAM Gandeng KOPPETA Perkuat Literasi HAM Pelajar Sejak Dini
Pelajar SMP di Grobogan Meninggal Dunia Usai Perang Sarung, 6 Remaja Diamankan Polisi
Berkasnya Sudah di Kejari! Brimob Penganiaya Pelajar Hingga Tewas Terancam 15 Tahun Penjara

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Aluminium Tetap Tinggi, Pasokan Timur Tengah Jadi Sorotan
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Cerita WNI Dengar Rentetan Ledakan di Teheran saat Urus Kepulangan ke RI
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mudik 2026: Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional, Gubernur Jateng Tinjau Langsung Exit Ambarawa
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Ungkap Empat Tersangka Baru Kasus Suap Bupati Rejang Lebong
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Momentum Ramadan, AAUI Makassar Perkuat Solidaritas Insan Asuransi
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.