Prabowo Beri Peringatan Keras: Jangan Main-main Beri Saya Laporan Palsu

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada jajarannya agar tidak memberinya laporan palsu.

Ia meminta laporan yang disampaikan kepadanya adalah laporan yang benar sesuai dengan keadaan di lapangan.

Peringatan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri HUT ke-1 Danantara Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

"Jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan. Saya kasih peringatan keras ini," kata Prabowo, Rabu.

Baca juga: Kapolri: Presiden Prabowo Berkali-kali Sampaikan TNI-Polri Harus Kompak dan Bersinergi

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat ia menyinggung laporan yang diterimanya terkait Danantara.

Laporan tersebut berkaitan dengan return on assets (RoA) Badan Pengelola Investasi itu yang naik 300 persen dibanding tahun lalu.

Ia berharap, laporan itu benar, dan mengingatkan agar jajarannya tidak boleh memberikan laporan palsu hanya untuk menyenangkan pimpinan.

"Saya dapat laporan, mudah-mudahan ini laporan benar," ucap Prabowo.

"Saya dapat laporan, saya cukup gembira, return on asset satu tahun 2025 dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen," imbuh dia.

Di sisi lain, ia bersyukur karena telah melihat bahwa manajemen Danantara selama setahun berdiri sudah terbukti baik.

Baca juga: Prabowo Hadiri Tasyakuran HUT ke-1 Danantara

Pengelolaannya pun hati-hati dan baik dengan political will yang benar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengaku bersyukur Indonesia kini memiliki satu badan yang bisa disetarakan dengan Sovereign Wealth Fund (SWF) di dunia.

"Kita bersyukur sekarang Indonesia punya Sovereign Wealth Fund mungkin keenam, ketujuh besar, terbesar di dunia. Dengan political will, dengan jiwa yang benar, hasil sudah kelihatan," ujar Prabowo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hindari Lonjakan Tiket, Pemudik Berangkat Lebih Awal dari Soekarno-Hatta
• 5 jam laludetik.com
thumb
KRL Bojong Gede–Citayam Sudah Kembali Normal Usai Gangguan Listrik
• 4 jam lalukompas.com
thumb
OJK: Pasar Saham Domestik Masih Stabil, Tak Ada Kepanikan Berlebihan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ternyata RI Paling Agresif Beli Senjata di ASEAN, Ini Pemasoknya
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kasus HIV/AIDS di Kalsel 2025 Capai 5.529 Orang
• 39 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.