Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pihak luar negeri terkesan dengan keberadaan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
"Semua yang saya dengar dari pihak luar negeri, kalau ketemu saudara-saudara dari Danantara, terkesan. Mereka kaget, mereka lihat wajah Indonesia yang lain," kata Prabowo saat memberikan arahan pada Tasyakuran HUT Ke-1 Danantara di Jakarta, Rabu.
Presiden mengatakan pihak-pihak tersebut terkejut ketika bertemu dengan perwakilan Danantara karena melihat wajah Indonesia yang dinilai memiliki kemampuan di bidang bisnis, ekonomi, investasi, dan hilirisasi.
Kesan tersebut, ucap Presiden, disampaikan langsung kepadanya oleh sejumlah pihak dari luar negeri setelah berinteraksi dengan tim Danantara.
Prabowo menyatakan bersyukur Indonesia kini memiliki lembaga yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund lain di dunia.
"Kita bersyukur, ya, kita sekarang sudah punya suatu badan bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia. Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund mungkin keenam, ketujuh terbesar di dunia, ya," ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan laporan yang diterimanya menunjukkan kinerja pengelolaan lembaga tersebut mengalami peningkatan. Return on asset pada 2025 disebut meningkat lebih dari 300 persen dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Negara menyatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari pengelolaan yang baik serta adanya kemauan dan dukungan kebijakan yang kuat dalam menjalankan lembaga tersebut.
"Kita juga bersyukur bahwa manajemen satu tahun ini sudah membuktikan bahwa dengan manajemen yang baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang benar, ya, dengan political will, dengan jiwa yang benar, hasil sudah kelihatan," ucap Presiden.
Prabowo pun mengingatkan BPI Danantara agar tetap waspada dan menjaga integritas dalam mengelola dana yang disebutnya sebagai kekayaan bagi generasi mendatang.
Presiden menegaskan banyak sovereign wealth fund di berbagai negara, termasuk negara kaya, mengalami kerugian akibat pengelolaan yang tidak baik.
Keberadaan Danantara menjadi bukti bahwa Indonesia dengan tekad yang kuat mampu melakukan langkah besar dan berupaya mengimbangi capaian negara-negara lain.
"Danantara adalah juga bukti bahwa Indonesia dengan tekad, dengan will yang keras, mampu berbuat yang besar, mampu mengikuti dan mengimbangi prestasi-prestasi negara lain," kata Prabowo.
Baca juga: Satu tahun bekerja, Prabowo minta Danantara perkuat pengelolaan aset
Baca juga: Peneliti UI: "Governance reset" Danantara jadi reposisi strategis BUMN
"Semua yang saya dengar dari pihak luar negeri, kalau ketemu saudara-saudara dari Danantara, terkesan. Mereka kaget, mereka lihat wajah Indonesia yang lain," kata Prabowo saat memberikan arahan pada Tasyakuran HUT Ke-1 Danantara di Jakarta, Rabu.
Presiden mengatakan pihak-pihak tersebut terkejut ketika bertemu dengan perwakilan Danantara karena melihat wajah Indonesia yang dinilai memiliki kemampuan di bidang bisnis, ekonomi, investasi, dan hilirisasi.
Kesan tersebut, ucap Presiden, disampaikan langsung kepadanya oleh sejumlah pihak dari luar negeri setelah berinteraksi dengan tim Danantara.
Prabowo menyatakan bersyukur Indonesia kini memiliki lembaga yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund lain di dunia.
"Kita bersyukur, ya, kita sekarang sudah punya suatu badan bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia. Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund mungkin keenam, ketujuh terbesar di dunia, ya," ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan laporan yang diterimanya menunjukkan kinerja pengelolaan lembaga tersebut mengalami peningkatan. Return on asset pada 2025 disebut meningkat lebih dari 300 persen dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Negara menyatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari pengelolaan yang baik serta adanya kemauan dan dukungan kebijakan yang kuat dalam menjalankan lembaga tersebut.
"Kita juga bersyukur bahwa manajemen satu tahun ini sudah membuktikan bahwa dengan manajemen yang baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang benar, ya, dengan political will, dengan jiwa yang benar, hasil sudah kelihatan," ucap Presiden.
Prabowo pun mengingatkan BPI Danantara agar tetap waspada dan menjaga integritas dalam mengelola dana yang disebutnya sebagai kekayaan bagi generasi mendatang.
Presiden menegaskan banyak sovereign wealth fund di berbagai negara, termasuk negara kaya, mengalami kerugian akibat pengelolaan yang tidak baik.
Keberadaan Danantara menjadi bukti bahwa Indonesia dengan tekad yang kuat mampu melakukan langkah besar dan berupaya mengimbangi capaian negara-negara lain.
"Danantara adalah juga bukti bahwa Indonesia dengan tekad, dengan will yang keras, mampu berbuat yang besar, mampu mengikuti dan mengimbangi prestasi-prestasi negara lain," kata Prabowo.
Baca juga: Satu tahun bekerja, Prabowo minta Danantara perkuat pengelolaan aset
Baca juga: Peneliti UI: "Governance reset" Danantara jadi reposisi strategis BUMN




