Medan: Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara resmi meluncurkan program bantuan pangan gratis untuk periode Februari-Maret 2026. Dalam hal ini, penerima bantuan pangan meningkat hingga 1,7 juta orang.
Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah Ramadan dan menjelang Idulfitri, dengan target penyaluran rampung pada 31 Maret 2026.
Pada tahun ini, jumlah penerima bantuan pangan meningkat hampir dua kali lipat. Hal ini disampaikan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, saat launching penyaluran bantuan di Medan, Rabu, 11 Maret 2026.
Baca Juga :
Jelang Nyepi dan Idulfitri 2026, Bulog Bali Pastikan Stok Beras Aman"Untuk hari ini, ada perwakilan 30 warga dari Pulo Brayan Darat. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," ujarnya.
Dikatakannya, pada periode sebelumnya terdapat 844.696 penerima bantuan, dan sekarang naik menjadi 1,7 juta orang. Bantuan pangan ini, berdasarkan keputusan pemerintah, berupa beras dan minyak untuk periode Februari-Maret.
Untuk Kota Medan sendiri, jumlah penerima mencapai sekitar 212.000 orang. Secara keseluruhan di Sumut, ada 1,7 juta penerima, dengan jumlah beras 35.000 ton dan minyak goreng sekitar 6,9 juta liter.
"Untuk tahapannya, berdasarkan kebijakan pemerintah, penyaluran dilakukan untuk bulan Februari dan Maret. Kita targetkan selesai di akhir Maret," jelasnya.
Penyaluran di Kota Medan menjadi salah satu yang tercepat. Langkah ini diambil sebagai strategi pemerintah untuk menekan permintaan pasar dan mengendalikan inflasi menjelang Lebaran.
Bulog menargetkan seluruh bantuan sudah berada di tangan masyarakat sebelum 31 Maret. Percepatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang berpuasa serta menjaga harga pasar agar tetap stabil.
"Ini bukan sekadar simbolis. Besok kita terus pacu penyalurannya ke kelurahan-kelurahan. Harapannya, ini bisa menurunkan permintaan pasar menjelang Lebaran sehingga inflasi tetap terkendali," pungkasnya.




