jpnn.com, JAKABARING - Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Arnod Sihite resmi bergabung ke Partai Demokrat.
Tokoh buruh itu dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Strategis Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI), organisasi sayap kepemudaan Partai Demokrat.
BACA JUGA: Marwan Demokrat Nilai Gejolak IHSG Bersifat Sentimen, Fundamental Ekonomi Tetap Solid
Penunjukan tersebut menandai langkah Arnod dalam memperluas ruang perjuangannya dari gerakan serikat pekerja ke panggung politik nasional.
Arnod mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan Partai Demokrat dan Bintang Muda Indonesia khususnya Ketua Umum DPN Farkhan Evendi, Sekretaris Jendral Wawan Sugiyanto, dan Ketua Dewan Pembina DPN BMI Afriyansiah Noor.
BACA JUGA: Pengakuan Dede Yusuf Soal Kemungkinan Demokrat Dukung Prabowo di Pilpres 2029
Dia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat peran partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya kalangan pekerja.
“Selama ini saya berjuang melalui gerakan serikat pekerja, dan kini saya ingin memperluas perjuangan itu melalui Partai Demokrat agar aspirasi pekerja dapat diperjuangkan secara lebih strategis dalam proses pengambilan kebijakan,” ujar Arnod, Rabu (11/3).
BACA JUGA: NasDem Usul PT 7 Persen, Sekjen Demokrat Ungkit Putusan MK
Menurutnya, keterlibatan dalam partai politik merupakan bagian dari upaya memperkuat representasi pekerja dalam proses perumusan kebijakan nasional.
Arnod menilai perjuangan buruh tidak cukup hanya melalui jalur terakhir aksi demonstrasi membangun dialog dengan pemerintah dan pengusaha, tetapi juga perlu diperkuat ide dan gagasan kebijakan melalui jalur politik dan parlemen.
“Gerakan buruh bukan hanya perjuangan praktis, tetapi juga perjuangan politik. Banyak kebijakan yang menentukan nasib pekerja lahir dari proses politik. Karena itu saya merasa penting untuk ikut terlibat dan berjuang bersama partai Demokrat,” kata dia.
Tak hanya itu, Arnod juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KSPSI, Yorrys Raweyai, yang selama ini memberikan ruang kebebasan bagi para kader organisasi untuk menyalurkan hak politiknya.
Dia menegaskan bahwa KSPSI sebagai organisasi buruh tetap menjaga independensi dan tidak berafiliasi secara resmi dengan partai politik tertentu, meskipun sejumlah kadernya aktif di berbagai partai.
“KSPSI memberi ruang bagi kadernya untuk menyalurkan hak politik. Ini bagian dari ikhtiar agar suara pekerja bisa semakin kuat dalam menentukan arah kebijakan nasional,” tuturnya.
Adapun, Arnod telah memiliki pengalaman panjang dalam berbagai organisasi politik dan kepemudaan di tingkat nasional.
Di Partai Golkar, Arnod pernah dipercaya menempati sejumlah posisi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, Wakil Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Golkar, serta Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG).
Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, salah satu organisasi pendiri dan kekuatan historis dalam keluarga besar Partai Golkar.
Sementara di Partai Perindo, Arnod memegang sejumlah jabatan, antara lain sebagai Ketua DPP Bidang Ketenagakerjaan, Ketua Umum badan serikat pekerja persatuan indonesia sayap Partai Perindo, serta Wakil Direktur Tim Pemenangan Nasional pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pemilihan Presiden 2024. (mcr4/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




