Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus Pemudik agar Aman dari Pungli di Daerah Wisata

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

KEPOLISIAN Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) resmi mengoperasikan layanan hotline khusus mudik untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode Idulfitri 2026. Kapolda Jawa Barat Irjen. Rudi Setiawan menyatakan kehadiranhotline ini merupakan representasi komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat di lapangan.

Layanan ini dirancang sebagai jembatan komunikasi antara warga dan petugas selama perjalanan di wilayah hukum Jawa Barat.

"Hotline Mudik ini kami hadirkan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang melintasi Jawa Barat merasa aman dan mendapatkan bantuan cepat jika mengalami kendala," kata Rudi di Bandung, Rabu (11/3).

Baca juga : Cegah Pungli, Imigrasi Pasang Peringatan "No Tipping" di Bandara dan Pelabuhan

​Untuk mendapatkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi nomor whatsApp/telepon 0821-1606-621 atau layanan darurat polisi 110. Program ini, mengusung filosofi "sauyunan ngajaga lembur" yang mengedepankan kolaborasi kepolisian dan elemen masyarakat.

​Tak hanya soal kemacetan, Polda Jabar juga memberikan perhatian khusus pada penanganan barang hilang, seperti kartu ATM atau ponsel, melalui kanal pengaduan yang nantinya akan disosialisasikan lebih lanjut oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar. ​Selain arus mudik, Rudi menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi praktik pungli di lokasi wisata selama libur Lebaran.

Dia telah menginstruksikan jajaran personel untuk mengawasi ketat titik-titik keramaian.

Baca juga : Operasi Ketupat Lodaya 2026: 26.692 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran Jawa Barat

"Wisata jangan ada pungli, seperti parkir liar dengan tarif yang melonjak drastis. Kami siapkan tim agar pengawasan dimaksimalkan," tegasnya.

Dia pun meminta masyarakat tidak ragu melapor kepada petugas di lapangan jika menemukan praktik tersebut. ​Senada dengan Kapolda, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Komisaris Besar Raydian Kokrosono, menjelaskan bahwasaluran tersebut menjadi instrumen vital untuk memantau dinamika lalu lintas secara realtime selama Operasi Ketupat Lodaya.

​"Informasi dari masyarakat sangat membantu kami memetakan kondisi di lapangan. Dengan laporan cepat, petugas bisa segera melakukan penguraian kemacetan maupun penanganan kecelakaan sehingga arus tetap lancar," kata Raydian. (BY)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi I (11/3) Parkir di Zona Merah, Saham Konglomerat BRMS, ENRG, LSIP Cs Loyo
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Catat, Ini Jadwal Lengkap Pembayaran Dividen BBNI Rp13 Triliun
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Usai Gangguan Listrik KRL, Suasana di Stasiun Bojonggede Berangsur Normal
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Seskab Teddy Bicara PP TUNAS: Orang Tua Harus Ikut Awasi Anak di Media Sosial
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Jenderal Agus Subiyanto Sebut Siaga 1 TNI Hal Biasa di Militer
• 17 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.