Jalan Lingkungan di Pasar Rebo Longsor, Akses ke Jalan Raya Bogor Terganggu

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Jalan lingkungan warga di Gang Buah VII, RW 09, Pasar Rebo, Jakarta Timur, longsor sejak Minggu (8/3/2026). Hingga Rabu (11/3/2026), akses jalan tersebut masih belum dapat dilalui kendaraan sehingga mengganggu mobilitas warga.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, kondisi jalan yang longsor masih rusak dan berlubang. Bagian yang ambles saat ini hanya ditutup dengan urukan tanah.

Tak hanya kendaraan, pejalan kaki yang melintas pun harus berhati-hati karena kondisi jalan belum sepenuhnya diperbaiki.

Baca juga: Buntut Tragedi Longsor di Bantargebang, DPRD DKI Bentuk Pansus Sampah

Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memutar karena akses jalan tersebut belum dapat dilalui.

Salah satu warga sekitar, Sudartoto (70), mengatakan longsor terjadi akibat badan jalan tergerus aliran air dari saluran yang berada di bawahnya.

"Kalau penyebabnya tuh karena jalan itu tergerus air. Itu kan ada selokan di tengahnya. Nah, itu penyebabnya," kata Sudartoto saat ditemui, Rabu (11/3/2026).

Sudartoto memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, longsor tersebut cukup mengganggu aktivitas warga karena jalan itu merupakan akses menuju Jalan Raya Bogor.

Jalan tersebut juga menjadi jalur penghubung menuju Depok dan kawasan Cililitan.

"Sedikit terganggu lah, namanya warga biasa lewat sini. Kemarin setelah kejadian petugas sudah pada datang untuk penanganan. Mudah-mudahan sih cepat diperbaiki," ujar Sudartoto.

Camat Pasar Rebo, Mujiono, menjelaskan longsor terjadi akibat kerusakan pada saluran air yang berada di bawah badan jalan sehingga aliran air mengikis struktur jalan.

Baca juga: Sampah Menumpuk di TPS Penjaringan Sejak Bantargebang Longsor

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Saluran air di bawah rusak, jadi air mengikis. Sudah disurvei dengan pihak SDA dan kelurahan. Bahwa akan diperbaiki terlebih dahulu salurannya, baru setelah itu jalannya," tutur Mujiono.

Ia mengatakan proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap. Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur akan terlebih dahulu memperbaiki saluran air yang rusak. Setelah itu, perbaikan badan jalan akan dilanjutkan oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Scorpio Bulan Maret 2026
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Sudah Kenal dengan Keluarga Aisar Khaled, Ria Ricis: Menghargai Aku Banget
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Medco Energi (MEDC) Raih Fasilitas Kredit US$100 Juta dari HSBC Singapura
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Catat! Ini Jadwal Layanan BCA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
• 13 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.