Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa dirinya tidak mau dibohongi dengan laporan palsu yang jadi akal-akalan pihak tertentu untuk menyenangkan dirinya.
Hal itu diungkapkan Prabowo dalam sambutannya di Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia pada Rabu (11/3/2026).
"Jangan main-main lagi dengan saya, laporan palsu. Laporan yang menyenangkan. Laporan supaya bisa akal-akalan. Saya kasih peringatan keras ini," ucap Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo mengatakan dirinya mendapatkan laporan yang menggembirakan terkait imbal hasil aset atau return on assets (RoA) Danantara yang melonjak 300%.
"Ini membuktikan premis kita mendirikan Danantara ini. Bahwa tidak mungkin suatu manajemen yang baik kalau tidak di satu kendali, di satu tangan, di satu manajemen," ujar Prabowo.
Meski begitu, menurutnya, capaian RoA masih jauh dari target. Menurutnya, ROA suatu entitas usaha yang baik adalah minimal 10%. Lebih bagus lagi bisa 12%.
Baca Juga
- Prabowo: Dunia Penuh Ketidakpastian, Dimana-mana Krisis!
- Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Cucu Usaha, Singgung Konsolidasi BUMN
- Di Tasyakuran Danantara, Prabowo Targetkan Dividen BUMN ke Negara Rp800 Triliun
"Kita harus memiliki target yang bagus, yaitu 10%. Tapi kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai," katanya.
Prabowo pun menilai RoA 5% Danantara cukup rasional. Dengan RoA 5%, Danantara harus mengembalikan imbal hasil ke negara sebesar US$50 miliar atau Rp800 triliun.
"Jadi, pimpinan Danantara, sasaranmu masih jauh. Tapi tidak mengapa. Saya yakin dan percaya kunci dari manajemen yang baik adalah di hati, di jiwa," ujarnya.





