Grid.ID - Menkeu Purbaya akan pangkas anggaran MBG yang tidak produktif. Sang menteri ingin fokus agar defisit tetap aman.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi memastikan program makan bergizi gratis (MBG) tetap menjadi prioritas nasional. Pemerintah saat ini sedang melakukan berbagai penyesuaian fiskal yang berfokus pada efisiensi.
Dalam artian, fokus efisiensi akan diarahkan pada belanja yang dinilai tidak berhubungan langsung dengan pelaksanaan program tersebut. Langkah ini dilakukan agar anggaran benar-benar digunakan untuk kebutuhan utama, yaitu penyediaan makanan bagi para penerima manfaat.
"MBG enggak akan dipotong kecuali yang tidak produktif. Itu bagaimana? Kita lihat saja. Kalau dia ngajuin beli motor lagi, coret. Beli komputer lagi, coret.
(Kebutuhan) yang enggak perlu, yang enggak berhubungan dengan makanan," ujar Purbaya, dikutip dari Kompas.com.
Difokuskan pada Kebutuhan Utama Program MBG
Menurut Purbaya, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap dana yang dikeluarkan benar-benar mendukung tujuan utama dari program tersebut. Oleh karena itu, berbagai usulan pengadaan barang yang dinilai berulang dan tidak relevan degan penyediaan makanan akan dipangkas.
Misalnya pengajuan pembelian kendaraan operasional maupun perangkat komputer. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga efektivitas pelaksanaan program tanpa harus mengurangi manfaat yang diterima masyarakat.
Pastikan Defisit Anggaran Aman
Menkeu Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah tetap akan berhati-hati dalam mengelola keuangan negara. Hal ini dimaksudkan agar defisit anggaran tidak melampaui batas yang telah ditetapkan oleh undang-undang.
Dilansir dari Serambinews, saat ini batas maksimal defisit ditetapkan sebesar 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Guna menjaga batas tersebut, pemerintah akan melakukan penyesuaian pada perbelanjaan negara.
Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah dengan melakukan efisiensi pada beberapa komponen pengeluaran. Termasuk pengeluaran pendukung dalam program MBG.
Kini Menkeu Purbaya akan pangkas anggaran MBG yang tidak produktif. Sang menteri ingin fokus agar defisit tetap aman sehingga ia akan mencoret perbelanjaan untuk hal-hal yang tidak berhubungan langsung dengan penyediaan makanan dalam program tersebut. (*)
Artikel Asli




