Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Menteri Haji memastikan persiapan ibadah haji 2026 berjalan sesuai jadwal meskipun konflik Timur Tengah masih membayangi.
  • Keputusan final keberangkatan jemaah sangat bergantung pada faktor keamanan dan keselamatan mereka di lapangan.
  • Dana haji aman dikelola BPKH; mekanisme pengembalian dana akan ditentukan melalui negosiasi dengan pihak Arab Saudi.

Suara.com - Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf, memastikan bahwa hingga saat ini tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 masih berjalan sesuai jadwal (on schedule).

Meski situasi di Timur Tengah masih dibayangi konflik, pemerintah tetap optimis jemaah Indonesia dapat diberangkatkan.

"Sampai hari ini, persiapan tetap jalan. Teman-teman di Arab Saudi, Kementerian Haji di sana juga berkomunikasi bahwa persiapan kita bagus. Mereka juga menyiapkan semuanya dengan baik. Jadi, kita asumsikan semuanya berjalan dengan baik," ujar Irfan Yusuf usai rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Saat ditanya mengenai kepastian keberangkatan jemaah, Irfan menegaskan bahwa keputusan final akan sangat bergantung pada faktor keamanan dan keselamatan jemaah di lapangan.

Pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan di tengah eskalasi konflik yang dinamis.

"Berangkat atau tidak, itu soal nanti. Yang penting adalah pertimbangan keamanan dan keselamatan jemaah. Kita akan melihat situasi perkembangan di sana dan keputusan akan diambil berdasarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri," tuturnya.

Irfan enggan berandai-andai mengenai kemungkinan terburuk jika konflik terus memanas hingga bulan depan.

Menurutnya, pemerintah terus memantau situasi yang eskalasinya bisa berubah sewaktu-waktu.

Irfan mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana cadangan (plan B) untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026

Namun, ia memilih untuk tidak mempublikasikan detail rencana tersebut kepada calon jemaah demi menjaga kondusivitas.

"Tentu ada berbagai plan, tadi sudah disampaikan ke DPR. Tapi saya kira tidak perlu diekspos ke calon jemaah agar tidak menimbulkan kegaduhan," jelasnya.

Terkait aspek keuangan, Irfan memberikan jaminan bahwa dana haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam kondisi aman.

Jika nantinya terjadi pembatalan keberangkatan akibat situasi darurat, mekanisme pengembalian dana (refund) akan bergantung pada hasil negosiasi dengan pihak terkait di Arab Saudi.

"Kalau dana BPKH, saya pastikan aman karena itu dana umat yang dikelola di sini. Soal refund, itu tergantung negosiasi kita nanti. Tapi saya yakinkan sampai hari ini semua proses masih jalan," tegas Irfan.

Lebih lanjut, Irfan mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar situasi di Timur Tengah segera mereda, terutama menjelang momentum Ramadan dan Idul Fitri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Langit Eropa Terang Benderang, Bola Api Melintas Jatuh di Jerman
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dapat Info Impor Jam Mewah Tak Sesuai Mekanisme, Bea Cukai Cek Gerai di Jakarta
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Seperti Kiper Persib Teja Paku Alam, Winger PSM Rizky Eka Pratama Juga Pantas Dipanggil Timnas: Pernah Buat Buat Bek Persija Jordi Amat Kerja Keras
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Importir Waspadai Dampak Konflik Global terhadap Harga Bahan Baku
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Bersama KSAD, Bobby Nasution Harap Mobilitas Masyarakat Semakin Lancar
• 12 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.