Pemerintah Berikan Relaksasi KUR untuk UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Pemerintah melalui Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, mengumumkan program relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera. Program ini diresmikan usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu.

Program relaksasi ini merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi bagi sekitar 193 ribu pelaku usaha yang terdampak di provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Di Sumatera Utara sendiri, terdapat sekitar 44 ribu debitur yang terdata.

Maman Abdurrahman menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam menyinkronkan data antara pemerintah daerah dan pusat. "Jumlah debitur kemungkinan akan bertambah, karena pemetaan berlangsung hingga 31 Maret 2026," jelas Maman.

Relaksasi yang ditawarkan mencakup perpanjangan masa pinjaman, restrukturisasi kredit, serta keringanan suku bunga. Tahun ini, debitur akan menikmati bunga nol persen, dan tahun depan akan naik menjadi tiga persen.

Pihak perbankan diminta untuk mengidentifikasi pelaku UMKM yang benar-benar tidak mampu membayar akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025. "Dari 193 ribu ini, ada yang masih mampu membayar dan ada yang tidak," tambah Maman.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Gubernur Bobby Nasution menargetkan sinkronisasi data UMKM di Sumut selesai sebelum akhir Maret 2026 agar bantuan dapat direalisasikan segera. Menurut Bobby, banyak pelaku UMKM yang kehilangan tempat tinggal, lokasi usaha, dan alat produksi akibat bencana, sehingga pemulihan ekonomi menjadi prioritas.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Liga Champions: Penalti Yamal Buyarkan Kemenangan Newcastle
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Lebaran 2026 Diprediksi Berbeda, Ini Penjelasan Kemenag dan BRIN
• 15 jam lalueranasional.com
thumb
Pratikno Ungkap Strategi Pemerintah Mengurai Lonjakan Pemudik Lebaran 2026
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Dewan Pers Desak Penghapusan Klausul Merugikan Pers dalam Perjanjian Dagang Indonesia-AS
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Rupiah Melemah ke Rp16.886 di Tengah Konflik Timur Tengah
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.