Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Pada Rabu, 11 Maret 2026, gunung api tersebut kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai ratusan meter.
Berdasarkan data dari pos pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Tinggi kolom letusan tersebut mencapai 800 meter dari atas puncak gunung, dengan arah sebaran abu condong menuju timur laut dan timur. Saat ini, otoritas terkait menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki pada level II atau waspada.
Baca juga: BMKG: Potensi Hujan Lebat di NTB Mulai Berkurang
Selain ancaman material vulkanik dari puncak, warga di sekitar kaki gunung kini harus menghadapi banjir lahar dingin. Tingginya curah hujan di wilayah tersebut menyebabkan material sisa erupsi terbawa air dan menerjang pemukiman warga, khususnya di wilayah Kecamatan Ilebura.
Salah satu warga Desa Lewotobi, Petrus Di Mepuka, mengungkapkan bahwa rumahnya terendam banjir lahar dengan ketinggian yang bervariasi. Akibat kejadian ini, Petrus beserta keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.



