KOMPAS.TV - Dalam membalas serangan Israel-Amerika Serikat, Iran mengerahkan rudal dan drone.
Drone Iran digunakan untuk menyasar sejumlah area strategis, salah satunya depot BBM Israel di Kota Haifa.
Sementara media Iran lainnya, IRNA News Agency, melaporkan kawasan pengolahan minyak dan fasilitas penyimpanan bahan bakar milik rezim Israel di Haifa telah dihantam oleh drone Angkatan Udara Tentara Republik Islam Iran dalam beberapa jam terakhir.
Serangan dengan drone juga pernah diluncurkan Iran dan sejumlah negara Teluk usai serangan Israel yang terjadi pada 28 Februari, yang menewaskan Ayatulloh Ali Khamenei.
Sirene berbunyi di seluruh Kota Haifa ketika pesawat pencegat Israel terlihat mengejar rudal Iran.
Rentetan serangan terbaru muncul setelah Iran menunjuk putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya sebagai pemimpin tertinggi.
Sebelum pengumuman tersebut, Israel mengancam akan menargetkan siapa pun yang terpilih.
Baik Iran maupun Amerika, sama-sama ngotot tak mau sudahi perang. Belum lagi negara-negara sekutu AS, seperti Australia, sudah mengirim bantuan alat perang untuk Amerika.
Akankah situasi ini membuat perang semakin panjang?
Kita bahas bersama Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia Cempaka Timur, dan Pakar Strategi PPAU Alumni US Air War College, Marsma Purnawirawan Agung Sasongkojati.
Baca Juga: Harga Minyak Sentuh 100 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Masih Kuat | KOMPAS MALAM
#iran #amerika #israel
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- iran
- drone iran
- israel
- amerika
- perang as israel iran
- Pakar Strategi PPAU





