REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisasi kemasyarakatan Rampai Nusantara mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan persatuan di tengah dinamika global yang dinilai semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang digelar di Jakarta.
Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar mengatakan, persatuan menjadi faktor penting bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari perubahan situasi global.
Baca Juga
Malaysia Batalkan Open House dan Batasi Perjalanan Menteri, Antisipasi Gejolak Ekonomi Global
Harga Minyak Bergejolak Akibat Perang, Luhut Akhirnya Buka Suara
Harga Minyak Mentah Indonesia Februari Menguat di Tengah Gejolak Pasar Global
“Jika kita ingin berhasil mengatasi kesulitan apapun yang dihadapi oleh bangsa ini maka kita harus kuat dan kita hanya bisa kuat dengan bersatu,” kata Semar, Kamis (12/3/2026).
Semar menilai, perkembangan kondisi global lambat atau cepat akan berdampak pada berbagai negara, termasuk Indonesia. Karena itu, masyarakat perlu memperkuat solidaritas dan rasa kebangsaan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Tantangan global saat ini lambat atau cepat akan memiliki dampak kepada Indonesia. Salah satu cara agar masyarakat bisa keluar dari tantangan keadaan yang mungkin sulit ke depan adalah dengan memperkokoh rasa kesatuan kebangsaan antar sesama anak bangsa,” ujar Semar.
Semar menambahkan, nilai kebersamaan dan gotong royong perlu terus dijaga agar masyarakat mampu menghadapi berbagai perubahan. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa pemerintah dapat menjaga stabilitas nasional di tengah perkembangan global.
“Kami meyakini pemerintah mampu membaca situasi global saat ini dengan menyiapkan berbagai kebijakan yang dapat menjaga stabilitas ekonomi di dalam negeri. Insya Allah dapat teratasi dengan baik apapun situasi kondisinya, yang penting kita harus bersatu jangan sampai terpecah,” katanya.
Kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama juga menjadi bagian dari agenda silaturahim organisasi dengan masyarakat.