Ancang-ancang Mudik Lebaran: Ratusan Ribu Personel dan Ambulans Udara Disiagakan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Hitung mundur menuju arus mudik Lebaran mulai terasa. Jalan-jalan utama diperkirakan kembali dipenuhi para pemudik yang bergerak serempak meninggalkan kota, menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman.

Di balik tradisi pulang tahunan itu, aparat keamanan dan layanan darurat mulai memasang ancang-ancang, bersiap menghadapi lonjakan pengguna jalan.

Ratusan ribu personel gabungan pun disiagakan di berbagai titik strategis, dari ruas tol hingga jalur arteri yang menjadi urat nadi perjalanan pemudik. Ambulans udara turut dipersiapkan mengantisipasi keadaan darurat yang membutuhkan penanganan cepat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau lewat jalur darat.

161 Ribu Personel Disiagakan

Polri akan menggelar Operasi Ketupat dengan mengerahkan 161 ribu personel di seluruh Indonesia. Rinciannya, 1.290 personel dari Mabes Polri, 87.936 personel dari Polda, dibantu 72.015 personel dari kementerian dan lembaga terkait.

"Polri juga menggelar 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 pos pam, kemudian 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu," ungkap Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam jumpa pers Update PHTC dan Kesiapan Mudik Lebaran di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (11/3).

Dedi menjelaskan, dalam Operasi Ketupat ini akan berfokus pada kelancaran arus lalu lintas termasuk pengamanan sejumlah lokasi yang akan banyak didatangi masyarakat.

"Objek pengamanan yang akan diamankan oleh Operasi Ketupat ini ada 182.608 objek pengamanan," jelas Dedi.

"Terdiri dari masjid, kemudian terminal, pelabuhan, bandara, termasuk lokasi salat id juga masuk dari fokus pengamanan kami. Kemudian stasiun kereta api, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata ini penting. Lokasi wisata tetap menjadi fokus pengamanan karena juga di beberapa tempat terjadi kecelakaan," lanjutnya.

146 Juta Pemudik

Dedi Prasetyo menyebut diperkirakan 146 juta masyarakat mudik pada libur Lebaran 2026. Sebanyak 19 juta di antaranya merupakan warga yang berasal dari Jakarta.

"Tiga daerah asal pemudik terbanyak masih dari Jawa Barat. Dari Jawa Barat itu ada 30 juta lebih atau 21 persen. Kemudian dari DKI 19 juta lebih atau 12 persen. Kemudian dari Jawa Timur 17 juta lebih atau 10 persen," kata Dedi.

Dedi mengatakan, dalam melakukan perjalanan mudik, masyarakat paling banyak menggunakan mobil pribadi. Namun juga, tak sedikit yang memilih menggunakan sepeda motor.

"Mobil itu ada 76 juta, ini menjadi fokus kami karena moda mobil ini menggunakan jalan tol maupun non-tol," papar Dedi.

"Kemudian motor ada 24 juta. Ini juga harus kami antisipasi karena data kami kecelakaan, angka kecelakaan tertinggi justru ada di sepeda motor," sambungnya.

Dedi menambahkan, ada pula masyarakat yang mudik menggunakan bus sebanyak 23 juta, kereta api 6,9 juta, dan pesawat 4,9 juta.

One Way-Contraflow Dipersiapkan

Polri telah mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas one way, contraflow, hingga ganjil genap saat arus mudik Lebaran 2026. Hal ini telah dibahas dan tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB).

"Dalam SKB tersebut ditentukan tentang rekayasa manajemen arus lalu lintas, baik itu one way, contraflow, ganjil genap, dan juga pengaturan di penyeberangan pelabuhan kapal," kata Dedi.

Dia menuturkan, bila berkaca dari musim mudik sebelumnya, rekayasa lalu lintas one way akan diterapkan dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung. Sementara contraflow dilaksanakan pada KM 47 hingga KM 70 Tol Jakarta–Cikampek.

Namun demikian, pada tahun ini penerapan skema rekayasa lalu lintas tersebut akan dilakukan dengan menyesuaikan situasi kepadatan kendaraan.

"Di dalam rekayasa lalu lintas, polisi juga akan melaksanakan diskresi secara situasional. Kapan akan dilaksanakan one way, kemudian one way lokal, kemudian one way sepenggal, contraflow, ganjil genap, pembatasan angkutan, delay system, maupun pengalihan arus lalu lintas," ucap Dedi.

"Ini semuanya dalam rangka memperlancar kegiatan arus mudik dan arus balik yang diikuti oleh masyarakat," lanjutnya.

2 Ambulans Udara Siap Beroperasi

Polri menyiapkan dua helikopter sebagai ambulans udara untuk mendukung pengamanan mudik. Dua heli tersebut akan disiagakan di kawasan Kalikangkung, Semarang, dan Rest Area KM 29 Tol Japek.

Hal itu disampaikan Kabaharkam Polri Komjen Karyoto dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Rabu (11/3). Ia menjelaskan, ambulans udara menjadi bagian dari dukungan operasi yang disiapkan Korpolairud Baharkam Polri.

“2 unit ambulans udara. Heli NBO 105 stand by di area Kalikangkung Semarang dan rest area KM 29,” ujar Karyoto.

Ia mengatakan ambulans udara tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan respons medis cepat kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

“Ambulans udara merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung pengamanan serta memberikan bantuan pertolongan respons medis yang optimal bagi masyarakat,” kata dia.

Helikopter ambulans tersebut menggunakan tipe NBO 105 yang mampu mengangkut dua korban sekaligus dan dilengkapi dengan peralatan medis udara.

“Mampu mengangkut 2 korban sekaligus serta yang dilengkapi dengan standar keselamatan penerbangan dan peralatan medis udara,” ujar Karyoto.

Helikopter itu nantinya akan digunakan untuk mengevakuasi korban dalam kondisi darurat selama arus mudik maupun arus balik Idul Fitri.

“Heli akan digunakan untuk mengevakuasi korban dalam kondisi darurat seperti kecelakaan, arus mudik dan balik hari raya idul fitri serta memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat merayakan momen hari raya Idul Fitri,” tutur Karyoto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal dan Titik-Titik Lokasi Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Lebaran Tahun 2026/1447 H
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polling: Lebaran Tahun Ini Beli Baju Baru atau Enggak?
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Mudik lebaran 2026, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat Kebut Perbaikan Jalan Berlubang
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Adkasi Minta Pemerintah Perkuat Posisi DPRD untuk Maksimalkan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Daerah
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Dinkes Kabupaten Cirebon Siagakan 20 Pos Kesehatan untuk Layani Pemudik Lebaran 2026
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.