JAKARTA, KOMPAS.com - Jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI kembali dihidupkan setelah sekitar 25 tahun sebelumnya dihapus dari struktur organisasi TNI.
Pengaktifan kembali jabatan tersebut merupakan bagian dari validasi organisasi di tubuh TNI yang juga disertai mutasi terhadap 27 perwira tinggi (pati) dan 8 perwira menengah (pamen).
Jabatan Kaster TNI bakal diisi oleh Letjen TNI Bambang Trisnohadi yang sebelumnya menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Baca juga: 35 Pati dan Pamen TNI AD Dirotasi dan Divalidasi, Pangdam Jaya Naik Jadi Jenderal Bintang 3
Sementara itu, jabatan Pangkogabwilhan III akan diisi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Lucky Avianto yang sebelumnya menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora dan Pangkoops Habema.
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, jabatan Kaster TNI sebelumnya dihapus pada masa Panglima TNI Laksamana Widodo Adi Sutjipto.
Jabatan itu terkahir kali diemban Letjen Agus Widjojo pada 1999–2001 yang menggantikan Letjen Susilo Bambang Yudhoyono yang menjabat pada 1998–1999.
Sejauh ini belum ada penjelasan resmi dari TNI terkait jabatan Kaster TNI kembali diaktifkan.
Baca juga: Panglima TNI Mutasi 27 Pati dan 8 Pamen, Ini Daftar Lengkapnya
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah hanya mengatakan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa.
“Dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” jelas Aulia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/3/2026).
Aulia juga melaporkan bahwa langkah tersebut dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis.
“Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang