HARIAN FAJAR, LUWU UTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas. Kini menargetkan masuk dalam 10 besar indeks Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MSCP) dalam pencegahan korupsi.
Target ambisius ini disampaikan langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, saat memimpin rapat evaluasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Command Center Kantor Bupati Luwu Utara, Rabu (11/3/2026).
Evaluasi MSCP Jadi Momentum Penguatan Sistem PemerintahanRapat tersebut memaparkan hasil evaluasi indeks MSCP yang mencakup delapan area utama penilaian pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah. Hasil evaluasi ini menjadi bahan penting untuk memperbaiki dan memperkuat sistem pengelolaan pemerintahan agar lebih transparan dan akuntabel.
Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa hasil evaluasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja mereka secara signifikan.
“Saya ingin ada kesepakatan dari semua hadirin untuk menjadikan Luwu Utara masuk 10 besar sebagai target pencapaian selanjutnya. Ini menjadi pemacu bagi kita semua untuk bekerja lebih baik dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi,” jelas Bupati saat memimpin rapat tersebut.
Langkah Konkret Percepatan Pemenuhan Indikator MSCPUntuk mewujudkan target tersebut, Bupati menginstruksikan seluruh perangkat daerah segera menyiapkan dokumen pendukung yang diperlukan serta memperkuat koordinasi antar unit kerja. Ia juga mengarahkan pembentukan grup monitoring khusus yang melibatkan dirinya secara langsung guna memastikan proses penginputan data dan pemenuhan indikator berjalan dengan optimal.
Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta menyusun daftar progres pekerjaan terkait pemenuhan indikator MSCP. Langkah ini bertujuan memudahkan pemantauan perkembangan serta mempercepat tindakan perbaikan di masing-masing perangkat daerah.
Sinergi dengan KPK dan Harapan Peningkatan Indeks MSCPMelalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta memperkuat sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam upaya pencegahan korupsi di daerah.
Dengan langkah perbaikan yang terarah dan konsisten, diharapkan capaian indeks MSCP Luwu Utara dapat meningkat pada penilaian berikutnya, memperkuat posisi daerah dalam upaya pemberantasan korupsi. (*)





