JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menelepon Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) pada Rabu (11/3/2026), membahas eskalasi militer yang terjadi di Timur Tengah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi melalui akun X-nya, Kamis (12/3/2026).
"Yang Mulia Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota dan Perdana Menteri, menerima telepon hari ini dari Presiden Prabowo Subianto dari Republik Indonesia," tulis @KSAmofaEN
Kemenlu Arab Saudi membeberkan, Prabowo dan MBS meninjau perkembangan seputar eskalasi militer di Timur Tengah.
Baca juga: Dunia Bergejolak, Prabowo: Krisis Ini Blessing in Disguise
Sebab, menurut kedua pemimpin ini, implikasi dari perang tersebut berdampak serius pada perdamaian regional dan global.
Prabowo pun menyerukan agar konflik di Timur Tengah harus segera dihentikan.
"Presiden Indonesia menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan tersebut, memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitasnya," imbuh keterangan Kemenlu Arab Saudi.
Kompas.com telah berupaya menghubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi terkait Prabowo yang menelepon MBS ini, tetapi belum ada jawaban dari keduanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang