Jakarta: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Rivan Achmad Purwantono memberikan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Rivan menekankan bahwa kesiapan fisik kendaraan dan pengemudi adalah harga mati demi menjaga keselamatan di tengah prediksi lonjakan volume kendaraan yang sangat masif.
“Yang pertama, pastikan kalau menggunakan kendaraan pribadi, kendaraannya disiapkan dengan baik. Dan kedua, pengemudinya. Tapi kalau ada yang melakukan sewa dengan pihak lain, pastikan kendaraan dicek juga,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono saat menghadiri pelepasan Tim Monitor Mudik 2026 di Grand Lobby Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Kamis, 12 Maret 2026.
Baca Juga :
Rivan mengingatkan agar pemudik tidak melakukan pemeriksaan kendaraan secara mendadak atau sekadarnya. Risiko gangguan mesin atau kendala teknis lainnya saat berada di tengah kepadatan arus mudik dapat memicu kemacetan panjang hingga bahaya kecelakaan.
“Karena jangan sampai di tengah rame ya, kemudian kendaraan yang terpisah nggak dilakukan pengecekan,” tegas Rivan.
Selain faktor kelaikan armada, pemilihan waktu keberangkatan juga menjadi sorotan. Jasa Marga menyarankan pemudik untuk menyesuaikan waktu perjalanan dengan kondisi kebugaran masing-masing pengemudi guna menghindari kelelahan ekstrem atau microsleep.
“Nah yang kedua adalah pilih waktu yang tepat, sesuai dengan keinginan atau masa enjoy-nya si pengemudi. Siap mengemudi malam, pilih malam. Kalau pagi siang, pilih siang,” ucap Rivan.
Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk terus memperbarui informasi mengenai skema rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan. Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan serta rambu-rambu rekayasa dinilai sebagai kunci utama kelancaran perjalanan.
Pelepasan Tim Monitor Mudik 2026. Foto: Metro TV/Athiyya Nurul Firjatillah.
“Ada informasi one way, contraflow dan sebagainya. Dan yang kemudian yang ketiga adalah taat pada peraturan. Kalau taat pada peraturan, maka semua diikutin. Insyaallah semua mudah berjalan dengan lancar,” kata Rivan.
Acara pelepasan Tim Monitor Mudik Metro TV tersebut juga dihadiri oleh Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta jajaran Direksi Jasa Raharja. Tim monitor ini dijadwalkan bertugas di titik-titik krusial seperti Merak, Cikampek, Cirebon, hingga Tegal mulai 13 hingga 28 Maret 2026.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429423/original/017571900_1764586013-haye_3.jpg)


