Presiden Swiss, Guy Parmelin, bersama Presiden pemerintahan Kanton Fribourg, Philippe Demierre, memberikan penghormatan kepada para korban dalam upacara peringatan di Kerzers, Swiss barat, Rabu (11/3). Upacara tersebut digelar sehari setelah kebakaran bus yang menewaskan enam orang.
Dikutip dari AFP, kebakaran hebat di dalam bus tersebut diduga dipicu oleh seorang pria yang mengalami gangguan mental dan membakar dirinya sendiri di dalam kendaraan ujar jaksa penyelidik.
Insiden terjadi pada Selasa malam di kota kecil Kerzers, sekitar 20 kilometer sebelah barat ibu kota Bern.
Polisi menyatakan seluruh korban tewas telah diidentifikasi secara resmi. Salah satu korban adalah sopir bus berusia 63 tahun keturunan Portugal.
Empat korban lainnya merupakan warga negara Swiss yang tinggal di wilayah tersebut, yakni dua perempuan berusia 25 dan 39 tahun serta dua pria berusia 16 dan 29 tahun.
Selain korban tewas, lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat kebakaran tersebut. Tiga orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit, dengan dua orang dilaporkan dalam kondisi serius, sementara satu korban lainnya telah diperbolehkan pulang.





