Menhan: Siaga 1 Bahasa Prajurit tapi Orang Artikan sebagai Bahasa Politik

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan istilah siaga 1 yang ditetapkan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merupakan istilah prajurit.

“Teman-teman sekalian, siaga 1 itu bahasa prajurit, ya. Tapi orang bisa mengartikan dalam bahasa politik,” kata Sjafrie saat ditemui di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (12/4/2026).

Baca juga: Panglima TNI Jelaskan Maksud Perintah Siaga 1: Menguji Kesiapsiagaan Personel

Sjafrie menjelaskan, status siaga satu berarti prajurit harus terus memantau perkembangan situasi, baik di tingkat global, regional, maupun nasional.

“Jadi kesiapan yang dilakukan dari kita itu tidak ada pengaruhnya secara geopolitik. Tidak ada pengaruhnya terhadap geoekonomi,” ucap dia.

Menhan: Tak perlu khawatirkan siaga 1

Menurut dia, kesiagaan prajurit TNI tersebut merupakan bagian dari geostrategi pertahanan negara.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Justru sebetulnya yang dibutuhkan masyarakat itu adalah aman dan nyaman. Nah itulah tugas kami secara nasional untuk mengatur kebijakan nasional, dan Panglima TNI untuk mengatur operasional,” tegas dia.

“Jadi kesiagaan ini adalah untuk meyakinkan rakyat bahwa republik dalam keadaan aman dan tentunya harus nyaman dari segi sandang, pangan, dan papan,” tambah dia.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Masyarakat Berhak Tahu soal Status Siaga 1

Panglima TNI tetapkan Siaga 1

Jenderal Agus Subiyanto selaku Panglima TNI mengeluarkan perintah siaga tingkat 1 bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi global, khususnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.

Dalam telegram itu disebutkan bahwa semua satuan TNI harus meningkatkan kesiapsiagaan operasional seiring meningkatnya dinamika konflik internasional dan potensi dampaknya terhadap situasi keamanan di dalam negeri.

Status siaga tingkat 1 tersebut berlaku sejak 1 Maret 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.

Agus mengatakan, siaga 1 dalam militer adalah sebuah istilah biasa.

Menurut dia, siaga 1 yang dimaksud berkaitan dengan kesiapan prajurit dalam menangani bencana alam.

"Siaga 1 itu kan istilah di militer, istilah yang biasa di militer. Saya sudah berlakukan siaga 1 tentunya di satuan-satuan itu Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Alam. Jadi, setiap kodam itu satu batalion siaga 1 apabila di wilayahnya ada bencana alam," ujar Agus, di Istana, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.

Agus ingin menguji kesiapsiagaan personel dan materiil TNI, sehingga instruksi siaga 1 adalah hal yang biasa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, saat ditanya apakah siaga 1 berkaitan dengan konflik Timur Tengah yang memanas, Agus tidak menjawab terang.

"Oke ya terima kasih ya, itu hal biasa lah siaga 1 itu," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Data Industri Aset Kripto
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal Siaran Langsung Dewa United Vs Manila Digger di AFC Challenge League Malam Ini
• 5 jam lalubola.com
thumb
Jelang Mudik Lebaran 2026, Unit Servis di Bengkel Suzuki Melonjak
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Energi Global Terus Dipantau, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi APBN Tetap Terkendali
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Tekan Harga Sembako Jelang Idul Fitri, Pemkot Semarang Gelar Pasar Murah di 240 Titik | KOMPAS SIANG
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.