Sanata Dharma, Kampus Katolik di Jogja tapi Gelar Bukber hingga Undang Ustaz

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggelar buka puasa bersama pada Selasa (10/3) di Ground Floor Gedung Utama Kampus III Paingan, Maguwoharjo. Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan civitas akademika dari berbagai latar belakang agama.

Rektor Universitas Sanata Dharma, Romo Albertus Bagus Laksana, mengatakan kegiatan buka puasa bersama telah lama menjadi tradisi di kampus tersebut, meskipun Sanata Dharma merupakan kampus Katolik.

“Sudah berpuluh-puluh tahun ini (buka puasa bersama),” ungkapannya pada tim Pandangan Jogja, Selasa (10/3).

“Kita ingin duduk bersama sebagai manusia apapun golongan dan agamanya itu menjadi spirit, memang spirit asli dari Sanata Dharma,” tambahnya.

Ia menjelaskan kegiatan semacam ini juga menjadi bagian dari upaya kampus membangun ruang dialog dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi lain di Yogyakarta.

“Universitas mendatangkan pembicara dari luar, dari sahabat-sahabat kita di UIN atau UMY atau UII, UAD kampus-kampus muslim juga di sekitar sini,” katanya.

Acara buka bersama diawali dengan penampilan hadroh dan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Arif Nur Safri dari UIN Sunan Kalijaga. Mahasiswa dan civitas akademika mengikuti rangkaian kegiatan hingga waktu berbuka.

Dalam ceramahnya, Ustaz Arif Nur Safri mengulas makna puasa. Topik ini menjadi relevan karena pelaksanaan Ramadan tahun ini bertepatan dengan masa Prapaskah, saat umat Katolik juga menjalani puasa.

Mahasiswa Universitas Sanata Dharma, Febyola Silaban, mengatakan dirinya baru pertama kali mengikuti kegiatan buka puasa bersama dengan mahasiswa Muslim.

“Ya, jujur saja ini pertama ya atau perdana saya mengikuti buka bareng bersama Saudara Muslim,” katanya.

Ia mengaku merasakan pengalaman baru ketika mengikuti rangkaian kegiatan sebelum berbuka, termasuk mendengarkan tausiyah dan melihat proses ibadah yang dijalankan umat Muslim.

“Saya bahagia dan juga terharu terutama bisa mendengarkan ceramah bapak Ustad dan juga melihat mereka tadi apa ya? Salat ya. Ya, saya sangat terharu bahwa ya kita di sini sebagai satu keluarga membangun satu toleransi ya saling mendukung itu,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
‎Dua kapal sudah lewati zona konflik, PIS tekankan keselamatan kru
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Imigrasi Bekasi: Penulisan Nama pada Paspor Tidak Perlu Cantumkan Gelar
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Kata Dirut Pertamina Terkait Nasib 2 Kapalnya yang Masih Terjebak di Selat Hormuz
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan ke 205.140 Warga, Sediakan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
• 50 menit lalupantau.com
thumb
Jorge Martin Sebut Terhentinya Rekor 88 Podium Beruntun Ducati di MotoGP Bukan Hal yang Luar Biasa
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.