Liputan6.com, Jakarta - Bus Transjabodetabek rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta (SH2) dilengkapi dengan ruang khusus untuk menyimpan koper penumpang yang hendak bepergian melalui bandara. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Menurut Pramono, fasilitas tersebut disiapkan karena layanan bus ini memang dirancang untuk melayani mobilitas masyarakat yang membawa bagasi menuju bandara.
Advertisement
"Jadi yang pertama, busnya berbeda. Di dalam busnya sendiri ada tempat untuk menaruh koper-koper, walaupun pasti kalau orang bepergian kopernya banyak, tidak semua koper itu akan bisa mendapatkan tempat tersendiri," ujar Pramono di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, sebagian koper penumpang yang menuju Bandara Soetta nantinya kemungkinan tetap dibawa oleh penumpang di dalam kabin bus jika kapasitas ruang koper tidak mencukupi.
"Sehingga ada beberapa koper yang nantinya bersama penumpang, itu konsekuensinya," terang Pramono.
Selain itu, lanjut dia, bus Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta juga didesain dengan dek atau lantai bus lebih rendah untuk memudahkan mobilitas penumpang serta menyesuaikan dengan titik pemberhentian di kawasan bandara.
"Deknya (deck) lebih rendah karena di sana ada tiga titik di Bandara yang harus diberhentikan," ucap Pramono.




