Bos Pertamina Beberkan Kondisi Terbaru Kapal Tanker di Kawasan Teluk

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri saat menyampaikan paparan dalam Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri buka-bukaan perihal kondisi terkini Kapal Kargo minyak milik perusahaan yang ada daerah teluk di Timur Tengah. Di mana, sudah ada dua kapal dari empat kapal yang sudah melanjutkan operasinya.

Simon menyatakan, bahwa dua kapal kargo tersebut adalah Paragon dan Rinjani. Namun, kebetulan kapal kargo tersebut bukan untuk pasar Indonesia atau non captive market.

"Nah kebetulan itu adalah untuk non-captive market. Jadi bukan untuk Pertamina. Jadi satu menuju ke Kenya dan satu menuju ke India," terang Simon dalam Konfrensi Pers Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026, di Kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).


Baca: 2 Kapal Tangker Pertamina Keluar dari Teluk, Tapi Bukan Buat Pasar RI

Sementara itu dua kapal milik Pertamina lainnya saat ini masih berada di dalam teluk khususnya Selat Hormuz, kapal itu adalah Pertamina Pride dan Gamsunuro. Sekarang, kata Simon, yang menjadi konsentrasi perusahaan adalah keselamatan para kru.

Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak baik Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan lainnya.

"Kita juga mendorong supaya tentunya bersama-sama situasi di sana semakin baik. Sehingga kargo-kargo kita bisa kemudian beroperasi dan melewati lokasi itu dengan baik," tegas Simon.

Sebagai antisipasi untuk pemenuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri. Pertamina, kata Simon juga melakukan diversifikasi sumber. Hal ini untuk menghindari ketergantungan minyak dari wilayah Timur Tengah.

"Ada juga dari Afrika, ada dari Amerika dan berbagai tempat lainnya. Jadi kita tentunya terus dengan bantuan dukungan dari pemerintah, dengan bantuan dari berbagai pihak, kita tetap lakukan yang terbaik agar supaya pelayanan energi untuk masyarakat bisa berlangsung dengan lancar dan aman," tandas Simon.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beniyanto Tamoreka DPR Dukung Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM Bersubsidi
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Update Informasi Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini 12 Maret 2026, Dominasi Cerah Berawan
• 17 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Panggil Menhut ke Istana Hari Ini, Bahas Satgas Pendanaan Taman Nasional
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasan Nasbi Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Apa?
• 7 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Kritik Regulasi Audit Cucu Perusahaan BUMN
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.