Wajah infrastruktur di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau berubah drastis. Jembatan penghubung warga yang tadinya dilapis kayu kini transformasi menjadi jembatan yang kokoh. Begini potret before dan after-nya.
Dalam dokumentasi Polda Riau, Kamis (12/3/2026), jembatan tersebut awalnya beralas kayu. Kayu-kayu sudah lapuk dan bolong di sana-sini menjadi kerawanan tersendiri bagi masyarakat yang akan melintas.
Perbedaan mencolok kini tampak jelas. Jembatan tersebut kini berdiri dengan kokoh. Warga bisa melintas dengan aman di jembatan dengan alas beton dan pagar besi pengaman di kiri-kanan jembatan.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan telah melakukan pengecekan akhir jembatan yang rencananya akan diresmikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pada Selasa (10/3), Kapolda memantau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana di lokasi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda didampingi Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang juga memantau pengecatan lantai jembatan dan tiang-tiang turap agar terlihat lebih menarik dan siap digunakan saat acara resmi nanti.
Jembatan Merah Putih Presisi ini memiliki spesifikasi panjang 27,5 meter dengan lebar 4 meter. Infrastruktur ini dirancang cukup kokoh sehingga dapat dilintasi oleh kendaraan roda empat (mobil), yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi warga setempat.
Tak hanya jembatannya, jalanan di sekitar jembatan juga telah dicor untuk memastikan struktur tetap stabil dan tidak mudah tergerus air. Hal ini dilakukan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara serta menjamin daya tahan jalan dalam jangka panjang.
Saat ini, segala persiapan akhir tengah digesah oleh Polda Riau dan Polres Kampar. Selain pembersihan area, pengecatan marka jalan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) juga telah tuntas dilakukan.
Penataan estetika di sekitar jembatan menunjukkan kesiapan penuh menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang direncanakan akan meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi ini pada pekan depan.
Kehadiran Kapolri untuk meresmikan jembatan di Kampar ini nantinya akan menjadi simbol nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat melalui dukungan infrastruktur.
Transformasi jembatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara instansi pemerintah dan kepolisian mampu melahirkan solusi nyata bagi tantangan aksesibilitas di pelosok daerah. Dengan peresmian yang tinggal menghitung hari, masyarakat Kampar kini menatap masa depan ekonomi yang lebih cerah di atas struktur beton yang kokoh tersebut.
(mea/dhn)





