Seorang balita berusia 2 tahun mengalami luka-luka setelah diserang monyet liar di kawasan Perumahan Bali Indah, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 10 Maret 2026.
Bibi korban, Uut Supriati, 38 tahun, mengatakan kejadian bermula saat korban bermain di depan rumahnya. Tiba-tiba seekor monyet datang dan langsung menyerang dengan gigitan serta cakaran.
Ia mengatakan sebelum kejadian, Uut sempat memandikan korban dan memintanya tetap berada di dalam rumah. Namun, korban kemudian membuka pintu dan keluar untuk bermain di depan rumah.
“Saya habis mandiin dia, ganti baju, terus saya tutup pintu. Saya bilang jangan keluar karena mainannya di luar. Ternyata pintunya dibuka sama dia, lalu dia duduk main mobil-mobilan di depan," ujar Uut kepada wartawan.
Uut mengaku terkejut saat mendengar keponakannya menangis dan merintih kesakitan. Ia kemudian keluar rumah dan melihat korban sudah tergeletak dengan luka di bagian belakang pundaknya.
“Saya lihat dia sudah miring (badannya). Pas saya pegang, ternyata ada darah di keramik. Lukanya di bagian belakang,” ucap dia.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka cukup serius hingga harus mendapatkan 26 jahitan.
Uut menuturkan, kejadian serangan monyet liar di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, dua anak lain juga sempat menjadi korban gigitan dan cakaran monyet saat bermain di sekitar perumahan.
“Setahu saya ada tiga korban. Yang paling parah itu yang kedua, sampai luka besar,” tuturnya.
Ia tidak mengetahui dari mana asal monyet liar tersebut. Namun setelah kejadian itu, warga sekitar menjadi resah dan khawatir.
Uut berharap pihak terkait segera mengevakuasi monyet liar tersebut agar tidak kembali membahayakan masyarakat.
"Sebelumnya di sini enggak pernah ada monyet (liar). Baru kali ini saja (kejadian)," ucap Uut.





