Wamensos Agus Jabo Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Majene

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menerima audiensi Bupati Majene Achmad Syukri untuk membahas kesiapan penyelenggaraan program Sekolah Rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, Agus Jabo mendorong Pemerintah Kabupaten Majene menyiapkan lahan serta berbagai kebutuhan pendukung agar daerah tersebut dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kalau bisa kita dorong tahun ini. Kalau belum memungkinkan, kita siapkan agar Majene bisa masuk prioritas tahun depan. Karena itu persiapannya harus mulai dari sekarang,” ujar Agus Jabo saat menerima audiensi di Kantor Kementerian Sosial, Kamis (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan mandat langsung dari Presiden untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

“Kementerian Sosial mendapat perintah Presiden untuk membangun Sekolah Rakyat. Karena kami tahu tidak bisa bekerja sendiri, maka dibentuklah satgas bersama kementerian dan lembaga lain,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, terutama yang berada pada desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dapat memperoleh pendidikan yang baik sekaligus pembinaan skill dan karakter.

Menurutnya, pengalaman selama enam bulan mengelola Sekolah Rakyat menunjukkan bahwa para siswa berasal dari berbagai latar belakang yang beragam dan menimbulkan dinamika tersendiri. Oleh karena itu, selain pendidikan formal, program ini juga menekankan pembentukan karakter dan keterampilan bagi para siswa.

Menanggapi hal itu, Bupati Majene Achmad Syukri menyampaikan komitmen untuk menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat.

“Pemkab Majene berkomitmen untuk menjadi bagian dari implementasi program Sekolah Rakyat,” ujar Achmad Syukri.

Kabupaten Majene memiliki luas wilayah sekitar 947 kilometer persegi yang terdiri dari 8 kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 192 ribu jiwa.

Ia juga memaparkan kondisi pendidikan di wilayahnya, di mana masih terdapat anak-anak yang belum bersekolah maupun putus sekolah. Pemerintah daerah juga menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat seluas 17 hektare di wilayah Sulai, Ulumanda, dengan sekitar 10 hektare di antaranya memiliki kontur lahan yang relatif landai.

Menutup pertemuan Agus Jabo kembali mengingatkan agar jajaran pemerintah kabupaten Majene segera menindaklanjuti persiapan lahan dan dokumen pendukung Sekolah Rakyat. “Tolong disiapkan,” tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Jaya Dalami Kasus Pandji Pragiwaksono, Penyidik Periksa 10 Saksi dan Ahli
• 47 menit lalupantau.com
thumb
Kemenag Rombak Struktur: Ditjen Haji Dihapus, Perpres Ditjen Pesantren Belum Diteken Presiden
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Menhan Minta Masyarakat Tak Khawatir soal Status Siaga 1, Ini Alasannya
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Dompet Dhuafa dan PPJI Gelar REMEMBER 2026 di 24 Kota, Sasar 3.814 Penerima Manfaat
• 12 jam laludisway.id
thumb
Bareskrim Usut Kasus Emas Ilegal Rp 25,9 Triliun, 3 Orang Jadi Tersangka
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.