tvOnenews.com - Perseteruan hukum antara Denada dan putranya, Ressa Rizky Rossano, kembali menjadi perbincangan publik.
Denada dikabarkan kecewa setelah sidang gugatan perdata yang diajukan oleh Ressa kembali mengalami penundaan.
Kasus yang melibatkan Denada dan Ressa ini sebelumnya dijadwalkan berlangsung dengan agenda replik, yakni tanggapan penggugat terhadap jawaban tergugat.
Namun, sidang tersebut terpaksa kembali ditunda selama sepekan karena pihak penggugat belum mengirimkan dokumen replik secara elektronik.
Penundaan ini membuat pihak Denada merasa kecewa. Mereka berharap konflik hukum yang cukup panjang antara Denada dan Ressa bisa segera menemukan titik terang melalui proses persidangan.
Kuasa hukum Denada, Mochammad Iqbal, menilai seharusnya pihak penggugat lebih siap dalam menghadapi proses hukum yang diajukan sendiri.
Hal itu disampaikan dalam keterangan yang terlihat dalam unggahan YouTube Cumicumi pada 12 Maret 2026.
Mochammad Iqbal mengatakan, “Ya, sebetulnya ini kan hal yang apa ya, penggugat itu seharusnya kan pihak yang lebih siap atas suatu perkara yang diajukan kan gitu ya.”
Ia juga menyinggung dampak dari penundaan sidang tersebut yang dinilai bisa menambah biaya perkara.
Mochammad Iqbal melanjutkan, “Harusnya ya ngulur waktu itu nambah biaya panggilan, nambah biaya sidang kan gitu. Seharusnya penggugat lebih siap, lebih aktif, lebih cepat harusnya sih segitu.”
Di sisi lain, pihak Ressa melalui kuasa hukumnya, Andika Meigista, memberikan penjelasan mengenai alasan keterlambatan pengiriman replik tersebut.
Andika Meigista menjelaskan bahwa ada sejumlah agenda yang membuat timnya belum sempat menuntaskan dokumen tersebut tepat waktu.
Ia mengatakan, “Beberapa waktu lalu kita ke Jakarta memang ada suatu apa ya tanggung jawab yang harus diselesaikan di luar kasus ini ya konteksnya ya. Di luar kasus ini, itu yang pertama.”
Selain itu, pihaknya juga mengaku belum sempat bertemu dengan beberapa pihak terkait yang turut menjadi penggugat dalam perkara tersebut.
Andika Meigista menambahkan, “Nah, yang kedua ada beberapa poin yang kami belum sempat ketemu dengan penggugat 2 dan 3 karena kami di Jakarta beliau di Depok terus kemarin si Ressanya juga ada kegiatan di Jawa Timur. Jadi kita belum match belum ketemu. Kita sudah agendakan kok untuk ketemu dengan penggugat 1 2 dan 3.”



