Polisi Dalami Temuan 21,4 Kilogram Narkoba di Perairan Selat Nasik

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Meriyanti

TVRINews, Bangka Belitung 

Satuan Reserse Narkoba Polres Belitung tengah mendalami penemuan narkotika seberat 21,4 kilogram yang ditemukan mengapung di perairan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk mengungkap asal-usul dan pemilik barang haram tersebut, polisi telah memeriksa dua nelayan yang pertama kali menemukan paket tersebut, yakni Hasan Basri (53) dan Fernando Hasan Basri (47), warga Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik.

Kepala Satresnarkoba Polres Belitung, Martuani Manik, mengatakan kedua nelayan tersebut dimintai keterangan terkait kronologi penemuan barang bukti pada Rabu, 11 Maret 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, penemuan bermula ketika Hasan melihat sebuah karung putih yang mengapung dan terombang-ambing di perairan Selat Nasik.

Merasa curiga, ia kemudian menghubungi rekannya, Fernando, untuk membantu mengangkat dan memeriksa isi karung tersebut.

Awalnya, kedua nelayan itu mengira karung tersebut berisi sabun. Hal itu diduga karena bentuk kemasan yang menyerupai produk sabun serta kondisi karung yang sudah ditumbuhi lumut. Hasan memperkirakan karung tersebut telah cukup lama berada di laut.

“Dari kondisi karung yang sudah berlumut, kemungkinan sudah sekitar satu bulan terendam di laut,” ujar Hasan kepada petugas, dikutip Kamis, 12 Maret 2026.

Namun setelah membuka beberapa lapisan kemasan di dalam karung tersebut, keduanya terkejut menemukan butiran kristal yang diduga merupakan narkotika jenis sabu.

Menyadari barang tersebut berbahaya, Hasan dan Fernando segera melaporkan temuan itu kepada aparat Polsek Selat Nasik.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Satresnarkoba Polres Belitung bersama penyidik kepolisian dan warga setempat kemudian melakukan penyisiran di lokasi penemuan barang bukti.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya barang bukti tambahan sekaligus menelusuri jaringan yang diduga terkait dengan temuan narkotika dalam jumlah besar tersebut.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Menag Gus Yaqut Ditahan KPK Usai Pemeriksaan Kasus Korupsi Kuota Haji
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Akan Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Beri Penjelasan Alasannya
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Pramono Sebut Stok Pangan di Jakarta Aman jelang Idulfitri
• 22 menit lalukompas.tv
thumb
Pasukan Kurdi Bersiap di Perbatasan, Iran Balas dengan Rudal Balistik
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Mobil China Makin Laris di Indonesia, BYD Sukses Jual 10 Ribu Unit dan Jaecoo Makin Melonjak di Awal 2026
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.