Profil Abu Janda, Pegiat Medsos yang Diusir dari Program Acara TV

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Nama Permadi Arya, atau yang dikenal dengan Abu Janda, kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah peristiwa dalam program dialog televisi. Banyak warganet kemudian mencari informasi lengkap mengenai profil Abu Janda serta latar belakangnya.

Peristiwa itu terjadi saat ia menjadi narasumber dalam program diskusi yang membahas konflik geopolitik internasional. Momen tersebut memicu rasa penasaran publik terhadap perjalanan hidup dan kariernya.

Tidak sedikit yang kemudian menelusuri biodata hingga aktivitas media sosialnya. Berikut ulasan lengkap mengenai profil Abu Janda, mulai dari latar belakang pendidikan hingga perjalanan kariernya, sebagaimana dikutip dari Bangka Pos dan Tribun Kaltim, Kamis (12/3/2026).

Profil Abu Janda 

Abu Janda merupakan tokoh yang sering muncul dalam perdebatan di media sosial. Ia memiliki nama asli Heddy Setya Permadi.

Ia lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973 dan pada tahun 2026 berusia 52 tahun. Permadi Arya merupakan anak dari pasangan HM Sudjatna dan Lina Herlin.

Nama Abu Janda sendiri merupakan nama panggung yang digunakan Permadi Arya di media sosial. Dalam sebuah wawancara di siniar televisi, ia mengungkapkan bahwa nama tersebut dibuat pada Desember 2014 sebagai bentuk parodi terhadap tokoh teroris ISIS asal Indonesia bernama Abu Jandal Al Indonesi. Nama tersebut kemudian dipelesetkan menjadi Abu Janda Al-Bollywoodi.

Menurutnya, penggunaan nama itu dimaksudkan sebagai kritik terhadap radikalisme dengan pendekatan humor. Sejak saat itu, nama Abu Janda mulai dikenal luas di media sosial dan sering digunakan oleh Permadi Arya dalam berbagai aktivitasnya di ruang digital.

Riwayat Pendidikan

Ia sempat menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer di Informatics IT School Singapura pada April 1997. Setelah itu, ia melanjutkan studi dan meraih gelar Sarjana Business & Finance dari University of Wolverhampton di Inggris pada tahun 1999. Pendidikan tersebut menjadi bekal awal Permadi Arya dalam perjalanan karier profesionalnya sebelum dikenal luas sebagai pegiat media sosial.

Perjalanan Karier

 

Sebelum aktif di dunia media sosial, Abu Janda memiliki pengalaman kerja yang cukup panjang di berbagai sektor perusahaan. Dalam rentang waktu sekitar 1999 hingga 2015, Permadi Arya pernah bekerja di sejumlah perusahaan. Kariernya mencakup perusahaan sekuritas, bank swasta, hingga perusahaan yang bergerak di industri tambang batu bara.

Nama Permadi Arya kemudian mulai dikenal publik sekitar tahun 2015 setelah aktif sebagai pegiat media sosial. Permadi Arya memiliki akun Instagram terverifikasi dengan nama @permadiaktivis2 yang memiliki ratusan ribu pengikut. Dalam bio akun tersebut, ia menuliskan deskripsi, “MENTERI AGAMA (unofficial), Researcher sejarah Israel Palestina.” 

Akun tersebut sering digunakan untuk menyampaikan pandangan pribadi mengenai berbagai isu sosial, politik, dan internasional. Adapun topik yang sering dibahas berkaitan dengan isu sosial, politik, hingga isu internasional.  

Namun, pandangan yang ia sampaikan kerap memicu perdebatan di ruang publik. Hal tersebut membuat namanya semakin dikenal sekaligus membuatnya sering menuai kontroversi.

Terlibat dalam Relawan Politik

Seiring meningkatnya popularitas di media sosial, profil Abu Janda juga berkaitan dengan aktivitas politik. Pada Pemilihan Presiden Indonesia 2019, Permadi Arya bergabung sebagai influencer dalam tim sukses Presiden Joko Widodo.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2023, ia menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto yang saat itu dideklarasikan oleh Partai Gerindra sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden Indonesia 2024. Ia kemudian bergabung dengan Rumah Besar Relawan Prabowo 08 bersama sejumlah tokoh lain seperti Fauzi Baadila, Haris Rusly Moti, dan Ricky Tamba.

Sempat Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Sempat muncul isu yang menyebut Permadi Arya diangkat menjadi komisaris di PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO). Kabar tersebut beredar luas di media sosial pada April 2025 dan memicu berbagai reaksi dari publik.

Namun, informasi itu kemudian dibantah oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia. Juru bicara kementerian, Putri Violla, menegaskan bahwa tidak ada pengangkatan Permadi Arya sebagai komisaris di perusahaan tersebut.

Kembali Jadi Sorotan Publik

Baca Juga: Profil Hayley Nichole Williams, Vokalis Perempuan Ikonik di Balik Kesuksesan Band Paramore

 

Nama Permadi Arya kembali ramai diperbincangkan setelah menjadi narasumber dalam program diskusi televisi yang disiarkan oleh iNews pada Rabu (10/3/2026) malam. Dalam acara tersebut, ia hadir sebagai pegiat media sosial untuk membahas konflik geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Namun, saat diskusi berlangsung, Abu Janda sempat memotong pembicaraan salah satu narasumber. Bahkan ia melemparkan kata-kata kasar dalam forum diskusi.

Sempat ditegur oleh pemandu acara Aiman Witjaksono agar bersikap tertib, namun diabaikan oleh Abu Janda. Pada akhirnya, Aiman meminta Permadi Arya untuk keluar dari ruang dialog. Peristiwa yang terjadi dalam program tersebut membuat banyak warganet kembali mencari informasi mengenai profil Abu Janda, mulai dari biodata, latar belakang pendidikan, hingga perjalanan kariernya. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Utak Atik Yaqut Cholil Qoumas Akali Kuota Tambahan Haji 2 Tahun Berturut-turut
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Wuling Goda Masyarakat Jakarta & Bekasi Beli Mobil Baru Sebelum Lebaran
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Kenali Tanda-tanda Kecanduan Judi Online
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Truk Terguling di Depan DPR Sudah Dievakuasi, Ceceran Solar Ditutup Pasir
• 17 jam laludetik.com
thumb
Kemenkes Perpecat Imunisasi Campak Sebelum Idul Fitri 2026 di 50 Kabupaten/Kota
• 10 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.