Menurut Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, jumlah populasi masyarakat Indonesia mencapai 288,3 juta orang. Populasi ini tersebar paling banyak di Jawa.
Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, menuturkan Jawa Barat menjadi provinsi dengan populasi paling banyak dengan 52.211.020 juta jiwa. Tren ini, kata Teguh, sama seperti halnya pada data Dukcapil pada semester sebelumnya.
"Dari jumlah penduduk Indonesia 288,3 juta jiwa, di mana sebenarnya provinsi yang paling banyak? Seperti juga sebelumnya, Jawa Barat menduduki ranking pertama dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni 52,2 juta jiwa," ungkap Teguh dalam paparannya saat 'Rilis Data Kependudukan Bersih Semester 2 Tahun 2025' di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Kamis (12/3).
Bila dalam bentuk persentase, penduduk yang berada di Jawa Barat mencapai lebih dari 18% dari total penduduk di seluruh Indonesia.
"Kurang lebih sekitar 18,1% penduduk Indonesia ada di Jawa Barat," kata Teguh.
Teguh juga menyebutkan dua provinsi lainnya dengan populasi terbanyak menyusul Jawa Barat. Dua provinsi itu adalah Jawa Timur sebanyak 42.226.212 jiwa dan Jawa Tengah sebanyak 38.649.532 jiwa.
"Kemudian nomor dua Jawa Timur, yang nomor tiga adalah Jawa Tengah," ujar Teguh.
Selain yang terbanyak, Teguh juga menyebutkan provinsi dengan penduduk paling sedikit yaitu di Papua Barat. Sebelumnya, kata Teguh, penduduk di Papua Barat cukup besar namun menjadi berkurang karena terjadi pemekaran provinsi.
"Kalau yang paling sedikit adalah di Papua Barat. Sebelumnya memang cukup besar, tapi kemudian Papua Barat mekar, ada Papua Barat Daya," ucap Teguh.
Adapun jumlah di Papua Barat sebanyak 588.491 jiwa. Disusul dua provinsi lain yang juga berada di Papua, yaitu Papua Selatan dengan 588.837 jiwa dan Papua Barat Daya 632.788 jiwa.
Data ini merupakan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester 2 Tahun 2025 per Desember.





