1.200 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Cirebon

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepolisian Resor Kota Cirebon, Jawa Barat, mengerahkan sebanyak 1.200 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Cirebon.

1.200 Personel Disiagakan di Jalur Mudik

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menyampaikan bahwa personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait yang dilibatkan dalam pengamanan selama masa mudik Lebaran.

Pengerahan personel ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan seluruh unsur dalam mendukung kelancaran arus mudik di wilayah Kabupaten Cirebon.

Ia mengatakan, "Sebanyak 1.200 personel gabungan kami kerahkan, baik dari TNI, Polri, maupun instansi terkait. Personel akan mulai menempati pos masing-masing sesuai arahan pimpinan".

Para personel dijadwalkan mulai menempati pos pengamanan pada 13 Maret 2026 untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Polresta Cirebon menyiapkan 11 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis guna memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Pos pengamanan tersebut terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, serta satu pos terpadu yang berada di KM 188.

Pos terpadu di KM 188 merupakan hasil kolaborasi antara Polresta Cirebon dengan Korlantas Polri serta instansi terkait lainnya.

Puncak Arus Mudik Diprediksi Mulai 14 Maret

Kapolresta Cirebon memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi secara bertahap dalam beberapa gelombang.

Estimasi awal peningkatan arus mudik diperkirakan mulai terlihat pada 14 Maret 2026.

Pihak kepolisian masih terus memantau kondisi arus lalu lintas baik di jalur arteri maupun jalan tol sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas tertentu.

Ia menyampaikan, "Untuk rekayasa seperti one way di jalan tol merupakan kewenangan Korlantas Polri, sehingga kami menunggu arahan dari pimpinan sesuai jumlah kendaraan yang melintas".

Selain pengamanan jalur utama, kepolisian juga akan mengatur lalu lintas di sejumlah titik putar balik atau U-turn yang berpotensi menimbulkan kemacetan saat arus mudik meningkat.

Terdapat sekitar 30 titik U-turn di wilayah Kabupaten Cirebon yang berpotensi ditutup secara situasional apabila terjadi kepadatan kendaraan.

Penutupan titik U-turn tidak dilakukan secara permanen dan akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.

Ia mengatakan, "Penutupan tersebut tidak dilakukan secara permanen dan akan menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan".

Bupati Cirebon Imron menyatakan pemerintah daerah mendukung langkah Polresta Cirebon dalam mengantisipasi arus mudik dan arus balik Lebaran agar berlangsung aman dan nyaman.

Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil, agar selalu berhati-hati selama di perjalanan.

Ia menyampaikan, "Jika merasa lelah atau sakit, silakan beristirahat di pos-pos yang telah disediakan di jalur Cirebon".


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Efek Domino Konflik Timteng Rawan Muncul di Jatim, Pengusaha Mesti Siap Mental
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Tol Rangkasbitung-Cileles Seksi 2 Mulai Dibuka Fungsional Hari Ini
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mudik Lebaran 2026: Jasa Marga Sebut Seluruh Ruas Tol dalam Kondisi Prima
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Ricky Sitohang Apresiasi Polri Terkait Perlindungan pada Korban Cyberbullying di Kasus Evi–Zendhy vs Bibi Kelinci
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
• 7 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.