BANDUNG, KOMPAS-Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 terasa di selatan Jawa Barat. Meski pusat gempa ada di laut, kejadian ini tidak memicu tsunami.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada Jumat (5/2/2026) pukul 02.18 WIB. Pusat gempanya berjarak 121 kilometer tenggara Sukabumi. Kedalaman gempa 53 kilometer.
Pelaksana Tugas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan hiposenternya, gempa ini dangkal dan akibat aktivitas sesar aktif. Gempa kali ini memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip).
Sejauh ini, gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Cidolog dan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Intensitas gempa II-III hingga IV Modified Mercalli Intensity (MMI), dari seperti getaran truk hingga dirasakan oleh orang yang dalam rumah.
Selain di Sukabumi, gempa dirasakan di Bandung, Tasikmalaya, Ciamis. hingga Pangandaran.
“Hingga pukul 02.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan,” kata dia.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Bandung Teguh Rahayu mengatakan, masyarakat diimbau tetap tenang. Semua pihak agar tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.





