Transaks Investor Saham di Sulsel Tembus Rp41,87 Triliun

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal di Sulawesi Selatan (Sulsel) per Desember 2025 telah mencapai 525.596 Single Investor Identification (SID), tumbuh 31,23% year on year (yoy).

Investor saham menjadi pilihan paling mencolok mencapai 40,46% atau mencapai sebanyak 180.427 SID. 

Sejalan dengan itu, transaksi saham di Sulsel per akhir 2025 mencapai Rp41,87 triliun. Angkanya meroket 85,1% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Tingkat inklusi masyarakat terhadap produk pasar modal mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan tercermin dari jumlah SID di Sulsel yang tumbuh 31,23% yoy. Minat masyarakat terhadap instrumen saham menjadi yang paling tinggi dalam setahun terakhir," ungkap Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch. Muchlasin di Makassar, Kamis (12/3/2026).

Kendati investor saham mengalami peningkatan yang tertinggi, namun mayoritas masyarakat di wilayah ini masih dominan memilih portofolio reksa dana. Tercatat investor reksa dana di Sulsel ada sebanyak 499.226 SID per Desember 2025, tumbuh 30,48% yoy.

Sementara investor pada instrumen surat berharga negara (SBN) jumlahnya masih menjadi yang terkecil dengan 21.480 SID. Angkanya juga tumbuh paling rendah 19,75% yoy.

Baca Juga

  • Mengintip Strategi GOTO Memacu Kinerja
  • Menakar Peluang IHSG Kembali ke Level 9.000
  • Genderang Reformasi Pasar Modal dari Hasan Fawzi

"SID di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh portofolio reksa dana, meskipun pertumbuhan tertinggi berada pada portofolio saham. Sementara minat di SBN masih jadi terendah sejauh ini," papar Moch. Muchlasin.

Lebih lanjut, dalam rangka menjaga pertumbuhan pasar modal yang sehat dan berkelanjutan di Sulsel, OJK bersama pemerintah dan stakeholder terkait menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat reformasi pasar modal Indonesia secara menyeluruh.

Langkah tersebut bakal dilakukan hingga berpengaruh di tingkat daerah guna memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjaga kepercayaan investor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bersama Stakeholders, Pemkot Semarang Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Idul Fitri
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pengakuan Jujur Kiper Tottenham Antonin Kinsky usai Debut Pahit di Liga Champions: Sampai Jumpa
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Konflik Iran Picu Kenaikan Harga Tiket Pesawat
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Gudang Rokok Ilegal Digerebek di Pekanbaru, PB HMI Minta Segera Tetapkan Tersangka
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Operasi Ketupat 2026 Dimulai Besok, Korlantas Polri Pantau Arus Mudik Pakai Drone dan Bodycam
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.