Shopee buka suara terkait keluhan masyarakat yang merasa sulitnya mendapatkan pengemudi ojek online alias ojol. Sebab hal ini juga terasa pada layanan ShopeeFood hingga pengiriman instant dan same day di platform Shopee.
Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia Satrya Pinandita mengatakan saat ini terjadi peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. “Terjadi lonjakan volume pesanan di berbagai layanan on demand dan pengiriman cepat,” kata Satrya kepada Katadata.co.id, Kamis malam (18/3).
Shopee juga mengamati adanya pola serupa pada 2025. Menurutnya pada tahun lalu dalam momen Ramadan dan Idulfitri juga terjadi penurunan ketersediaan mitra pengemudi.
“Pola ini terjadi secara merata pada mitra logistik yang menyediakan layanan instant dan same day delivery di platform Shopee, dengan penurunan yang lebih terasa di wilayah Jabodetabek, sementara di wilayah luar Jabodetabek kondisinya relatif lebih stabil,” ujarnya.
Ia menambahkan, mitra logistik yang menyediakan layanan instant dan same day delivery di platform Shopee juga menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan permintaan pengantaran yang cukup tinggi. Selain itu, sebagian mitra pengemudi juga telah pulang kampung, khususnya mereka yang biasanya beroperasi di kota-kota besar.
Di sisi lain, proses penjemputan paket juga dapat menjadi lebih menantang pada periode atau hari-hari dengan curah hujan tinggi. “Ini dapat memengaruhi kondisi lalu lintas serta mobilitas mitra pengemudi di sejumlah area,” kata Satrya.
Ia memastikan Shopee terus berkoordinasi dengan para mitra logistik untuk meningkatkan pengalaman layanan bagi pengguna selama periode ini.
Sejak pekan lalu, Shopee juga telah secara proaktif menyampaikan informasi melalui aplikasi kepada pembeli dan penjual terkait potensi penyesuaian waktu layanan, sehingga pengguna dapat memantau proses pengiriman dengan lebih baik dan menyesuaikan pengiriman sesuai kebutuhan.
Satrya mengatakan Shopee akan terus bekerja sama dengan seluruh mitra logistik untuk menjaga kelancaran layanan dan memastikan pengalaman berbelanja yang nyaman bagi pengguna, khususnya menjelang Idulfitri. “Para mitra logistik juga menyampaikan bahwa mereka terus berupaya menstabilkan kembali ketersediaan mitra pengemudi serta menjaga kualitas layanan,” ujarnya.
Sebelumnya, keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan layanan ojol mulai ramai dibicarakan di media sosial. "Jakarta sedang krisis ojol kah? Atau saya saja yang sial? Sudah beberapa minggu ini, saya memesan Gofood dan Shopee instan, tetapi susah sekali mendapatkan driver ," tulis akun @trynnaheal melalui akun media sosial Thread pada Sabtu (7/3).
Unggahan itu disukai oleh 1.500 orang dan mendapat komentar dari 454 akun.
Dari keluhan itu, banyak warganet lain yang menceritakan pengalaman serupa. "Saya setiap pulang kerja dari Sudirman ke Setiabudi, bisa menunggu 30 menit untuk mendapatkan ojol. Padahal bukan pesan (layanan) Hemat. Tidak tahu kenapa?" kata akun @allaboutmxnx.
Sementara itu, akun Thread @hmmiykwim bercerita sulit mendapatkan driver ojol untuk pemesanan instan. Lalu, akun @ameliamonica08 kesulitan mendapatkan pengemudi ojol yang mau mengambil pesanan makanan.
"Seminggu ini, Grabfood, ShopeFood, Gofood tidak ada ojol yang mau pickup. Jam pulang kantor juga sulit mendapatkan driver. Harus menunggu jam 19 malam dulu baru bisa dapat," tulis @ameliamonica08.



