IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan turun pada perdagangan hari ini, Jumat (13/3). Analis merekomendasikan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) hingga PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG berpotensi turun pada perdagangan hari ini, setelah IHSG ditutup tipis di atas level support minor di 7.305.
Ia menjelaskan, penembusan di bawah level tersebut berpotensi membuka ruang bagi IHSG untuk kembali menguji area 7.105–7.140 yang masih menjadi support kuat. Namun ia menyatakan, pasar juga perlu mewaspadai kemungkinan perpanjangan tren turun menuju 6.744 apabila tekanan jual semakin agresif.
Level support IHSG berada di 7.305, 7.106, 6.900, dan 6.744. Sementara itu, level resistance berada di 7.450, 7.585, 7.765, dan 8.098.
“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” kata Ivan dalam keterangannya dikutip Jumat (13/3).
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Ivan merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan hari ini, di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Phintraco Sekuritas juga menilai IHSG berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, IHSG diperkirakan menguji level support di kisaran 7.250–7.300.
Berikut lima saham rekomendasi Phintraco Sekuritas, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA).




