Tips Aman Minum Kopi Saat Puasa Ramadan, Ini Waktu dan Jenis yang Disarankan Barista

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kebiasaan minum kopi kerap sulit ditinggalkan, termasuk saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Namun, salah memilih waktu minum kopi bisa memicu rasa tidak nyaman pada perut, meningkatkan asam lambung, hingga mengganggu kualitas tidur malam.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk minum kopi saat puasa? Store Manager sekaligus barista di Common Grounds Menteng Terra, Gatot, membagikan sejumlah tips penting agar kebiasaan ngopi tetap aman selama Ramadan. Ia menyampaikan hal tersebut usai konferensi pers Indonesia Coffee Expo 2026 di Jakarta.

Waktu Terbaik Minum Kopi Saat Puasa

Menurut Gatot, minum kopi saat Ramadan sebenarnya bisa dilakukan baik ketika sahur maupun setelah berbuka puasa. Namun, ada satu aturan penting yang tidak boleh diabaikan, yakni jangan minum kopi dalam kondisi perut kosong.

Ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan terlebih dahulu sebelum menyeruput kopi. Dengan begitu, lambung memiliki “alas” sehingga risiko iritasi akibat kafein bisa diminimalkan.

Artinya, bagi Anda yang ingin tetap menikmati kopi saat sahur, pastikan sudah menyantap makanan utama terlebih dahulu. Begitu pula saat berbuka, sebaiknya dahulukan makanan dan beri jeda sebelum minum kopi.

Pilih Jenis Kopi Rendah Kafein

Selain memperhatikan waktu minum, pemilihan jenis kopi juga menjadi faktor penting. Untuk mengurangi risiko naiknya asam lambung, Gatot menyarankan memilih kopi dengan kadar kafein lebih rendah.

Jenis kopi arabika dinilai relatif lebih aman dibandingkan robusta karena kandungan kafeinnya lebih rendah. Alternatif lainnya adalah kopi decaf atau decaffeinated coffee, yakni kopi yang telah melalui proses pengurangan kadar kafein secara signifikan. Jenis ini kerap direkomendasikan bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan lambung.

Tak hanya itu, Gatot juga menyarankan untuk mengonsumsi kopi hitam murni tanpa tambahan gula, susu, maupun krimer. Pasalnya, tambahan tersebut mengandung gula dan protein yang berpotensi memicu produksi asam lambung lebih tinggi.

Sementara kopi hitam tanpa campuran memiliki kandungan gula dan protein yang sangat minim sehingga relatif lebih ringan dicerna tubuh.

 

Batas Aman Minum Kopi Selama Ramadan

Pada hari biasa, konsumsi dua hingga tiga gelas kopi per hari masih tergolong wajar bagi sebagian orang. Namun, selama bulan puasa, jumlah tersebut sebaiknya dikurangi.

Gatot menyarankan untuk membatasi konsumsi kopi menjadi satu hingga dua gelas saja, tergantung kondisi dan kesiapan lambung masing-masing individu. Respons tubuh setiap orang bisa berbeda, sehingga penting untuk menyesuaikan dengan kondisi kesehatan pribadi.

Jika setelah berbuka puasa perut terasa begah atau tidak nyaman, sebaiknya tunda terlebih dahulu keinginan minum kopi. Biarkan makanan tercerna dengan baik sebelum akhirnya mengonsumsi kopi dalam jumlah terbatas.

Dengan memperhatikan waktu, jenis, serta jumlah konsumsi, kebiasaan minum kopi tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu kesehatan selama menjalani ibadah puasa Ramadan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Men HAM Pigai: Pers dan Pemerintah Saling Mengisi, Jaga Independensi Sambil Kolaborasi
• 20 jam laludisway.id
thumb
Operasi Ketupat Lodaya 2026 Dimula, Kapolda Jabar Sampaikan Pesan Ini
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Puan Minta Seluruh Kementerian Lakukan Persiapan Jelang Idulfitri 2026
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Tradisi THR: Budaya Timur Tengah yang Diadopsi Indonesia
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Periksa Gus Alex Sebagai Tersangka Kuota Haji Pekan Depan
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.