Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Pemerintah buka jalur resmi percepat perizinan dan urai kendala investasi nasional.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan memimpin sidang penyelesaian hambatan usaha atau debottlenecking pada hari ini, Jumat 13 maret 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Juanda, Jakarta Pusat ini, menandai kelima kalinya sidang digelar secara terbuka guna mengurai kendala investasi nasional.
Berdasarkan jadwal resmi, otoritas fiskal akan memulai persidangan pada pukul 09.00 WIB. Meski lokasi dan waktu telah dikonfirmasi, kementerian belum memberikan rincian spesifik mengenai entitas usaha atau sektor yang akan menjadi fokus bahasan dalam agenda kali ini.
Pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim bisnis yang lebih responsif. Kelompok Kerja (Pokja) Debottlenecking yang dikepalai oleh Purbaya berfungsi sebagai kanal formal bagi pelaku usaha untuk melaporkan kendala riil di lapangan, mulai dari tumpang tindih regulasi hingga persoalan perizinan teknis.
"Pokja debottlenecking yang dikepalai Purbaya merupakan kanal resmi untuk menyampaikan kendala nyata yang dihadapi oleh pelaku usaha di lapangan," demikian keterangan resmi terkait fungsi strategis forum tersebut.
Sebelumnya, mekanisme sidang terbuka ini telah digunakan untuk membedah hambatan besar dalam proyek strategis nasional, termasuk persoalan Onshore LNG Abadi Masela yang melibatkan Inpex Masela Ltd.
Dalam setiap sesinya, Menteri Keuangan secara rutin memanggil lintas pemangku kepentingan untuk duduk bersama. Hal ini dilakukan guna memastikan adanya solusi konkret atas hambatan investasi, baik dari sisi fiskal maupun administratif, demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Editor: Redaktur TVRINews





