JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pemudik yang bertolak dari Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mulai meningkat beberapa hari belakangan.
Berdasarkan data H-8 Lebaran, Kamis (12/3/2026), jumlah pemudik mencapai 2.898 orang. Penumpang tersebut diangkut menggunakan 404 bus.
Sementara itu, pada H-7 Lebaran, Jumat (13/3/2026) hingga pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 714 penumpang telah berangkat menggunakan 96 bus.
"Memang dibanding kemarin agak mulai ramai ya. Karena semakin mendekati (Lebaran), nanti puncaknya mungkin di Jumat sore tahap pertama mudik," ungkap Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang, Christianto, di terminal Pulogebang, Jumat.
Christianto memprediksi, puncak arus mudik di Terminal Pulogebang akan terjadi pada Selasa (17/3/2026), bertepatan dengan dimulainya cuti bersama dan libur sekolah.
"Kalau pagi ini biasanya tujuan ke Sumatera, untuk mereka memang jauh-jauh hari sudah berangkat menuju kampung masing-masing dan Madura, kalau sore nanti Jawa Tengah," jelas dia.
Baca juga: Warga yang Mudik Lebaran Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Polres Bekasi
Christianto juga memastikan seluruh bus yang akan mengangkut penumpang mudik telah menjalani pemeriksaan kelayakan melalui ramp check sebelum diberangkatkan.
"Jadi kita memeriksa sesuai item-item yang telah ditentukan. Dari yang memeriksa itu penguji ya, selama ini temuannya hanya di hal-hal yang penunjang seperti mereka lupa ada kaca pemecah, ada safety belt-nya, tidak berfungsi," jelasnya.
Adapun pantauan Kompas.com di lokasi, Terminal Pulogebang mulai ramai oleh sejumlah penumpang yang hendak mudik dengan membawa koper berukuran besar.
Suasana semakin ramai lantaran peserta program mudik gratis yang diselenggarakan oleh aplikator ojek online tengah bersiap diberangkatkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang