Antisipasi Lonjakan Trafik Telekomunikasi Mudik Lebaran 2026, Komdigi Siapkan Posko Pemantauan Nasional

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan satuan tugas (satgas) posko pemantauan layanan telekomunikasi, untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama periode mudik Lebaran 2026, yang diperkirakan meningkat hingga 30–40 persen.

Posko ini dibentuk bersama operator seluler, guna memastikan kualitas jaringan komunikasi tetap optimal selama masa arus mudik dan arus balik.

Operator seluler yang berpartisipasi adalah Telkomsel, Indosat, dan XLSmart.

Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail dalam pelepasan satgas posko pemantauan menjelaskan, lonjakan trafik tahun ini diprediksi lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena periode libur yang lebih panjang serta kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas komunikasi masyarakat selama perjalanan mudik.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Komdigi bersama operator seluler membentuk posko pemantauan di sembilan titik strategis, di antaranya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Stasiun Gambir, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun KCIC Halim, Rest Area KM 57 pada arus mudik, dan KM 62 pada arus balik.

Lalu, Pelabuhan Merak Banten pada arus mudik dan Pelabuhan Bakauheni pada arus balik, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang, hingga Pelabuhan Sekupang Batam.

Pusat koordinasi utama juga ditempatkan di kantor pusat monitoring Komdigi.

Posko ini akan beroperasi mulai 13 hingga 29 Maret 2026 melalui Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio yang tersebar di berbagai daerah.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan spektrum frekuensi radio tetap aman dari gangguan, serta menjaga kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. 

Selain menjaga kualitas jaringan, Komdigi juga menyiapkan dukungan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), yang dapat menyampaikan informasi kebencanaan melalui SMS blast dan siaran televisi digital secara nasional.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center 112 yang telah tersedia di DKI Jakarta dan sekitar 190 kabupaten/kota di Indonesia.

Baca Juga: Prediksi 143,9 Juta Orang Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Infrastruktur dan Pengamanan

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan digital, termasuk penyalahgunaan perangkat fake BTS yang kerap muncul saat mobilitas masyarakat meningkat pada periode libur panjang.

Komdigi menegaskan akan terus memantau layanan telekomunikasi secara berkala sepanjang Ramadan hingga Lebaran, guna memastikan konektivitas tetap terjaga. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Diduga Serang Enam Kapal Tanker di Selat Hormuz
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Antrean Truk Sampah Mengular di TPST Bantargebang, Sopir Harus Menunggu Berjam-jam
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Fantastis! KPK Sita Aset Lebih dari Rp100 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Tinggalkan Tenda, 38 KK Penyintas Bencana Pindah ke Fasilitas Pemkab Gayo Lues
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Data Dukcapil: Junaidi dan Nur Hayati Jadi Nama Paling Banyak Dipakai di Indonesia
• 17 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.